Abstrak


Interpretasi Pengembangan Wisata Destinasi Wisata Lasem di Kabupaten Rembang


Oleh :
Sulistianik - V0223072 - Sekolah Vokasi

Sulistianik. V0223072. 2026. Interpretasi Pengembangan Destinasi Wisata Lasem di Kabupaten Rembang. Program Studi Diploma III Usaha Perjalanan Wisata, Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret Surakarta.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interpretasi pengembangan destinasi wisata Lasem di Kabupaten Rembang serta menganalisis upaya pengembangannya berdasarkan komponen attraction, accessibility, amenities, dan ancillary (4A). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Penelitian dilakukan di Rumah Merah Heritage, Klenteng Cu An Kiong, Lawang Ombo, dan Roemah Oei di Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang. Analisis data menggunakan SWOT untuk merumuskan upaya pengembangan destinasi wisata.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lasem memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya. Komponen attraction menjadi aspek yang paling unggul melalui bangunan heritage, museum batik, aktivitas membatik, klenteng bersejarah, dan arsitektur khas Tionghoa. Komponen accessibility memadai karena berada di jalur Pantura, meskipun masih terdapat beberapa titik jalan rusak dan minim papan penunjuk arah. Komponen amenities tersedia pada sebagian besar destinasi, sedangkan komponen ancillary menunjukkan adanya pengelolaan oleh pemilik maupun yayasan yang didukung promosi melalui media sosial. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pengembangan destinasi wisata Lasem memiliki potensi yang baik, namun masih memerlukan peningkatan pada aspek aksesibilitas, amenitas, dan pengelolaan. Upaya pengembangan dilakukan melalui peningkatan infrastruktur dan fasilitas wisata, optimalisasi promosi digital, penguatan kerja sama antara pemerintah, pengelola, dan masyarakat, serta pelestarian nilai sejarah dan budaya sebagai daya tarik utama.