Abstrak


Analisis Penerapan Strategi Bauran Pemasaran 7P pada Produk Kredit Usaha Rakyat (KUR) di PT Bank Ralyat IndonesiaA TBK Unit Grogol I


Oleh :
Suryo Kusumo Sholeh Wibowo - V1723074 - Sekolah Vokasi

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan strategi bauran pemasaran (marketing mix) 7P dalam pemasaran Kredit Usaha Rakyat (KUR), faktor-faktor pendukung, serta hambatan dan solusi yang dihadapi dalam pelaksanaan pemasaran KUR oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Grogol I. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung saat proses pemasaran KUR, wawancara mendalam dengan pihak marketing, studi pustaka, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran KUR telah diterapkan melalui bauran pemasaran 7P yang meliputi product, price, place, promotion, people, process, dan physical evidence. Keunggulan KUR berupa suku bunga rendah dan proses pengajuan yang relatif mudah. Strategi promosi dilakukan melalui personal selling, penyebaran brosur, dan kegiatan grebeg pasar, sedangkan aspek people didukung oleh peran aktif mantri dalam pemasaran, analisis kredit, dan pembinaan debitur. Faktor pendukung pemasaran KUR terdiri atas faktor internal berupa penggunaan aplikasi BRISPOT, sistem zonasi wilayah kerja, dan strategi pemasaran yang efektif, serta faktor eksternal berupa subsidi bunga KUR dan dukungan masyarakat maupun aparatur setempat. Hambatan yang dihadapi meliputi gangguan sistem BRISPOT dan kendala komunikasi dengan nasabah. Solusi yang diterapkan yaitu koordinasi dengan unit teknologi informasi, pengecekan ulang data debitur, peningkatan intensitas komunikasi, pembinaan usaha, serta restrukturisasi kredit bagi debitur yang mengalami kesulitan pembayaran. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi bauran pemasaran 7P berperan dalam mendukung keberhasilan pemasaran KUR kepada pelaku UMKM serta membantu meningkatkan akses pembiayaan produktif bagi masyarakat.