Abstrak


Pusat Kebudayaan Reog dengan Pendekatan Kontemporer di Ponorogo


Oleh :
Octa Nurkarim Nugroho - I0222117 - Fak. Teknik

Reog Ponorogo merupakan warisan budaya yang memiliki nilai historis dan filosofis sebagai identitas masyarakat Ponorogo. Namun, pengaruh globalisasi, perubahan gaya hidup, dan menurunnya minat generasi muda terhadap budaya tradisional menyebabkan eksistensi Reog menghadapi tantangan dalam aspek pelestarian dan pengembangan. Selain itu, belum tersedianya fasilitas yang mampu mewadahi kegiatan edukasi, pertunjukan, dan dokumentasi secara terpadu menjadi salah satu faktor yang menghambat upaya pelestarian budaya tersebut.Perancangan Reog Cultural Center bertujuan menghadirkan pusat budaya yang berfungsi sebagai wadah pelestarian, pengembangan, dan promosi kesenian Reog Ponorogo. Pendekatan Arsitektur Kontemporer diterapkan melalui desain yang adaptif, fleksibel, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern, sekaligus tetap merepresentasikan nilai dan identitas budaya Reog. Hasil perancangan berupa kawasan budaya yang mengintegrasikan fungsi edukasi, pertunjukan, pameran, dan ruang publik dalam satu kesatuan. Kehadiran Reog Cultural Center diharapkan mampu meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap budaya lokal serta mendukung keberlanjutan kesenian Reog Ponorogo di masa mendatang.