Abstrak
Analisis Stabilitas Timbunan Jalan Kota dengan Geotekstil Menggunakan PLAXIS 2D
Oleh :
Hanindyatama - I0122088 - Fak. Teknik
Ruas jalan yang kerap mengalami kerusakan dini
berulang terjadi akibat rendahnya daya dukung tanah dasar. Penelitian ini
bertujuan menganalisis karakteristik mekanis tanah dasar eksisting,
mengevaluasi dampak penerapan geotekstil woven sebagai separator
terhadap kinerja mekanis struktur perkerasan, serta memberikan rekomendasi
teknis perbaikan tanah dasar. Penelitian dilakukan melalui pengujian laboratorium
dan lapangan, analisis empiris, serta pemodelan numerik menggunakan Plaxis
2D V.24 pada lima skenario, yaitu kondisi eksisting, rigid pavement,
dan tiga variasi posisi pemasangan geotekstil woven (subgrade-subbase,
subbase-base course, dan multi-layer) dengan tiga variasi kuat
tarik (25 kN/m, 50 kN/m, dan 100 kN/m). Hasil pengujian menunjukkan tanah dasar
tergolong lempung anorganik berplastisitas tinggi (dengan indeks plastisitas
45,5%, kohesi undrained 8,46 kN/m², sudut geser dalam 10,56°, dan California Bearing Ratio (CBR) rendah sebesar 4,1 % hingga 9,1 %.
Analisis empiris menunjukkan penurunan total berkurang dari 9,72 cm pada
kondisi eksisting menjadi 5,51 cm dengan geotekstil, atau berkurang sekitar
43%. Hasil pemodelan numerik Plaxis 2D menunjukkan nilai safety
factor meningkat dari 3,30 pada kondisi eksisting menjadi maksimum 3,41,
dengan konfigurasi geotekstil woven 100 kN/m yang dipasang secara multi-layer
memberikan kombinasi terbaik antara safety factor tinggi dan deformasi
vertikal terkecil. Ketiga variasi kuat tarik geotekstil berfungsi efektif
sebagai separator, meskipun secara individual belum memenuhi syarat
sebagai elemen perbaikan struktural utama. Geotekstil woven 100 kN/m
yang dipasang secara multi-layer direkomendasikan sebagai solusi
perbaikan timbunan jalan kota di atas tanah lunak yang efektif dan ekonomis.