Abstrak
Analisis Gaya Kepemimpinan di Divisi Procurement PT Telkom Akses Solo
Oleh :
Hasna Khoirunnisa - V1623043 - Sekolah Vokasi
Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis penerapan gaya kepemimpinan oleh Kepala Divisi
Procurement di PT Telkom Akses Solo serta mengidentifikasi tantangan
operasional yang dihadapi dalam memimpin tim pada divisi tersebut. Urgensi
penelitian ini didasarkan pada peran strategis Divisi Procurement sebagai jantung
pengadaan material infrastruktur telekomunikasi yang memiliki risiko
operasional dan tekanan kerja tinggi. Manfaat akademik dari penelitian ini
adalah memperkaya khazanah literatur manajemen sumber daya manusia terkait
adaptabilitas kepemimpinan di industri dinamis. Sementara itu, manfaat
praktisnya adalah memberikan bahan evaluasi bagi manajemen perusahaan dalam
menentukan standar kepemimpinan yang efektif guna menyeimbangkan pencapaian
target dan stabilitas psikologis karyawan.Metode
pembahasan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif
metode kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Data primer diperoleh
melalui kegiatan magang kerja, observasi, serta wawancara mendalam bersama para
staf di Divisi Procurement PT Telkom Akses Solo. Seluruh data yang terkumpul
dianalisis secara interaktif menggunakan model Miles dan Huberman, yang
meliputi tiga tahapan sistematis, yaitu reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan.Hasil
penelitian menunjukkan bahwa Kepala Divisi Procurement PT Telkom Akses Solo
menerapkan kombinasi gaya kepemimpinan transformasional yang adaptif. Pimpinan
bertindak sebagai role model kharismatik yang menginspirasi staf melalui
kedisiplinan waktu, keterlibatan aktif dalam pemecahan masalah, serta penghapusan
jarak hierarki yang kaku. Fenomena unik memperlihatkan adanya fluktuasi gaya
kepemimpinan, pimpinan menerapkan pola partisipatif dialogis dalam situasi
normal, namun bertransisi menjadi otoriter instruksional saat menghadapi
kondisi darurat demi efisiensi keputusan.
Kesimpulan
dari penelitian ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang adaptif, inklusif,
dan transformasional berkorelasi positif dalam meningkatkan motivasi serta
profesionalisme kerja staf. Tantangan terbesar yang dihadapi oleh pimpinan
adalah menjaga keseimbangan yang harmonis antara kepatuhan terhadap prosedur
formal (SOP) dan kecepatan pemenuhan kebutuhan pembayaran mitra kerja.
Berdasarkan hasil tersebut, saran yang direkomendasikan bagi pimpinan adalah
mempertahankan konsistensi dukungan personal, pemberian penguatan positif,
serta meluangkan sesi diskusi antar (coffee break) guna mejaga
resiliensi dan meredakan ketegangan emosional tim di tengan fluktuasi beban
kerja yang tinggi.