Abstrak


Penerapan Model Hybrid Ensemble Spasial Regression pada Data Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Jawa Timur


Oleh :
Dinda Ayu Lestari - M0122031 - Fak. MIPA

Pembangunan merupakan proses berkelanjutan yang bertujuan untuk meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh, baik dari aspek ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan. Indikator yang digunakan untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia yaitu Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Beberapa kabupaten/kota di setiap provinsi memiliki capaian IPM yang bervariasi. Perbedaan ini menunjukkan adanya ketimpangan pembangunan antarwilayah yang dapat dipengaruhi oleh hubungan spasial. Dalam hal ini, analisis yang tepat untuk data berpola spasial yaitu menggunakan regresi spasial. Untuk meningkatkan nilai akurasi dan mengatasi adanya potensi terdapat heteroskedastisitas pada model, digunakan teknik ensemble.   Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model hybrid ensemble spatial regression (HESR) pada data IPM di Provinsi Jawa Timur. Data yang digunakan merupakan data sekunder sebanyak 38 kabupaten/kota di Jawa Timur yang diperoleh dari BPS Provinsi Jawa Timur 2025. Variabel respon yang digunakan dalam penelitian ini yaitu IPM. Variabel prediktor yang digunakan meliputi angka harapan hidup (x1), harapan lama sekolah (x2), rata-rata lama sekolah (x3), pengeluaran riil per kapita yang disesuaikan (x4), persentase penduduk miskin (x5), dan produk domestik regional bruto (x6). Penerapan model pada data dilakukan melalui eksplorasi data, scaling data, membentuk model regresi linear berganda, membentuk matriks pembobot spasial, melakukan uji dependensi spasial, membentuk model spasial, melakukan uji asumsi regresi, menerapkan teknik ensemble hybrid pada model spasial dengan menambahkan noise menggunakan teknik additive noise, dan evaluasi model dengan melihat nilai koefisien determinasi dan akaike information criterion (AIC).   Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai estimasi parameter masing-masing model SAR ensemble dan SEM ensemble diperoleh dari rata-rata estimasi parameter sepuluh model SAR dan SEM yang dibangkitkan. Noise pada model SAR dan SEM masing-masing dibangkitkan dengan nilai σ = 0.010857 dan σ = 0.0091892. Evaluasi Model HESR menghasilkan nilai koefisien determinasi senilai 99,8% dan nilai AIC senilai (-674,37).