Abstrak
EKOLINGUISTIK PADA NOVEL PEREMPUAN YANG MENUNGGU DI LORONG MENUJU LAUT DAN PEMANFAATANNYA UNTUK PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMK
Oleh :
Fathiya Fairuz Aqilah - K1222030 - Fak. KIP
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjelaskan dan mendeskripsikan potensi
ekolinguistik pada novel Perempuan yang Menunggu di Lorong Menuju Laut,
(2) menjelaskan dan mendeskripsikan bentuk-bentuk ekolinguistik berdasarkan
dimensi ekolinguistik pada novel Perempuan yang Menunggu di Lorong Menuju
Laut, (3) menjelaskan dan mendeskripsikan pemanfaatan hasil kajian ekolinguistik
pada novel Perempuan yang Menunggu di Lorong Menuju Laut dapat
diintegrasikan sebagai bahan ajar bahasa Indonesia di SMK bahasa Indonesia di
SMK. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan
pendekatan ekolinguistik. Sumber data pada penelitian ini berupa dokumen novel Perempuan
yang Menunggu di Lorong Menuju Laut karya Dian Purnomo dan hasil wawancara
dengan informan berupa 2 guru bahasa Indonesia dan 4 peserta didik kelas XI SMK
Negeri 1 Miri. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling.
Pengumpulan data dilakukan dengan Teknik analisis dokumen baca-catat dan
wawancara semi-terstruktur. Uji validitas data yang digunakan melalui teknik
uji validitas teori dan sumber. Data dianalisis menggunakan Teknik analisis
data interaktif Miles, Huberman, dan Saldana, yakni pengumpulan data,
kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari
penelitian ini, pertama adalah ditemukannya potensi ekolinguistik pada
novel melalui tema yang diangkat dan kebahasaan yang digunakan pada novel. Kedua,
ditemukan bentuk-bentuk ekolinguistik berupa 18 leksikon ekologis dan 8
metafora ekologis yang dapat dikelompokkan ke dalam 3 dimensi ekolinguistik
menurut Bang dan Door. Ketiga, hasil kajian ekolinguistik yang ditemukan
pada novel dapat dimanfaatkan ke dalam penyusunan bahan ajar bahasa Indonesia
berbasis ekolinguistik yang diperuntukkan bagi peserta didik kelas XI SMK.
Temuan tersebut dapat berfungsi sebagai upaya pengintegrasian konsep lingkungan
ke dalam pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran ekologis bagi
peserta didik melalui kegiatan literasi dan proyek.