Abstrak


Analisis Program Edutainment For Your Pagi (FYP) Trans7 Sebagai Sumber Belajar Dalam Penguatan Literasi Digital Remaja


Oleh :
Ikhsanul Alhafizh - K8522018 - Fak. KIP

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan program edutainment For Your Pagi (FYP) di Trans7 dalam meningkatkan literasi digital remaja. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif kualitatif. Subjek atau informan penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling, yang berjumlah empat orang terdiri atas dua informan internal (produser dan tim kreatif Trans7) serta dua informan eksternal (remaja usia 17–20 tahun). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif selama peneliti magang, serta studi dokumentasi terhadap naskah dan tayangan. Keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif dari Miles, Huberman, dan Saldaña.Hasil penelitian menunjukkan bahwa program FYP secara efektif menerapkan strategi desain pesan edukasi berbasis pemanfaatan media penyiaran non-formal melalui integrasi Model Motivasi ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction). Keseimbangan edutainment ini terbukti memberikan dampak nyata dalam peningkatan kompetensi literasi digital remaja berdasarkan empat pilar Teori Gilster. Akan tetapi, ditemukan kendala utama di lapangan berupa terbatasnya alokasi waktu edukasi akibat dominasi improvisasi komedi pembawa acara dan besarnya tuntutan untuk mempertahankan rating industri televisi komersial. Simpulan penelitian ini adalah program edutainment FYP Trans7 dapat menjadi sumber belajar yang efektif dalam meningkatkan literasi digital remaja melalui pendekatan motivasi, meskipun implementasi unsur edukasinya masih kerap tereduksi oleh unsur hiburan. Oleh karena itu, disarankan bagi pihak produksi televisi untuk merancang porsi waktu yang lebih proporsional bagi narasumber ahli, sehingga substansi edukasi dapat tersampaikan secara utuh tanpa harus mengorbankan kualitas hiburan tayangan.