Abstrak
Penerapan Teknologi Irigasi Tetes (Drip Irrigation) pada Budidaya Melon (Cucumis melo L.) dalam Greenhouse di Kecamatan Baki, Sukoharjo
Oleh :
Zakya Chandra Ariyani - V4122098 - Sekolah Vokasi
Melon (Cucumis melo L.)
merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi
dan permintaan pasar yang terus meningkat. Namun, produksi melon masih
menghadapi kendala, antara lain keterbatasan air, perubahan iklim, serta
serangan hama dan penyakit. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk
mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan teknologi irigasi
tetes dalam sistem budidaya greenhouse. Kegiatan tugas akhir ini bertujuan
untuk mengetahui penerapan teknologi irigasi tetes pada budidaya melon dalam
polibag, melakukan pemasaran hasil panen melon, serta menganalisis kelayakan
usahatani melalui perhitungan biaya produksi, penerimaan, keuntungan, serta
rasio R/C, B/C, dan BEP. Kegiatan tugas akhir dilaksanakan di dalam greenhouse
di Desa Kudu, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo dari bulan Juni hingga
September 2025 dengan metode praktik langsung, observasi, dan analisis data.
Kegiatan budidaya dilakukan secara konvensional pada polibag meliputi persiapan
media tanam, penyemaian, penanaman, pemeliharaan, panen, pascapanen, hingga
pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata bobot buah melon yang
dihasilkan sebesar 1,27 kg dengan kisaran bobot 0,87–1,74 kg, lebih rendah
dibandingkan bobot standar varietas Metando yaitu 1,5 kg. Namun demikian,
tingkat kemanisan buah melon mencapai 14°Brix yang tergolong bermutu. Dari segi
ekonomi, analisis usahatani meliputi biaya tetap, biaya variabel, penerimaan,
keuntungan, hingga rasio R/C dan B/C, menunjukkan bahwa usaha ini menguntungkan
dan layak untuk dikembangkan.