Abstrak
PENGARUH PENAMBAHAN FLASH GRAPHENE BERBASIS PALM KERNEL SHELL BIOCHAR TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU TINGGI
Oleh :
Akhmad Bahtiar Jayawardana - I0122009 - Fak. Teknik
Akhmad Bahtiar Jayawardana, 2026,
Pengaruh Penambahan Flash Graphene Berbasis Palm Kernel Shell Biochar
terhadap Kuat Tekan Beton Mutu Tinggi. Tugas
Akhir, Program Studi S1 Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas
Maret, Surakarta.Pembangunan
infrastruktur membutuhkan inovasi beton berkelanjutan yang mampu menghasilkan
beton berkualitas tinggi yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan
menganalisis pengaruh penambahan flash graphene terhadap workability
dan kuat tekan beton mutu tinggi. Flash graphene disintesis dari palm
kernel shell biochar menggunakan metode flash joule heating.Penelitian
dilakukan secara eksperimental menggunakan beton dengan kuat tekan rencana di atas
41,4 MPa. Sebanyak 36 benda uji silinder berdiameter 7,5 cm dan tinggi 15 cm
dibuat dengan variasi flash graphene sebesar 0%; 0,1%; 0,2%; dan 0,3%
dari berat semen. Sebelum dicampurkan ke dalam beton, flash graphene
didispersikan dalam air destilasi menggunakan polyvinylpyrrolidone (PVP)
dan high-speed shear mixer. Pengujian meliputi uji slump, kuat tekan
pada umur 7, 14, dan 28 hari, serta karakterisasi material menggunakan SEM dan
EDX.
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa penambahan flash graphene menurunkan workability
beton segar. Nilai slump beton kontrol sebesar 65 mm, sedangkan variasi
0,1%; 0,2%; dan 0,3% menghasilkan nilai slump masing-masing sebesar 40
mm, 37 mm, dan 33 mm. Pada umur 28 hari, kuat tekan beton kontrol sebesar 42,37
MPa, sedangkan variasi 0,1%; 0,2%; dan 0,3% menghasilkan kuat tekan
masing-masing sebesar 47,67 MPa, 50,40 MPa, dan 46,51 MPa. Persentase
peningkatan tertinggi diperoleh pada variasi HFG-0,2% pada umur 14 hari, yaitu
sebesar 28,80% terhadap beton kontrol. Penambahan flash graphene sebesar
0,2% memberikan kinerja optimum, sedangkan peningkatan kadar menjadi 0,3%
menurunkan kuat tekan dibandingkan variasi 0,2%, meskipun tetap lebih tinggi
daripada beton kontrol. Dengan demikian, flash graphene berpotensi
meningkatkan kuat tekan beton mutu tinggi, tetapi kadar penambahannya perlu
dikendalikan karena dapat mempengaruhi workability beton segar.