Abstrak


Pengembangan Model Reverse Logistics Network Limbah Baterai Mobil Listrik Dengan Mempertimbangkan Pajak Karbon, Pemilihan Teknologi, dan Job Opportunities di Jawa Tengah


Oleh :
Daniel Mulasatria Damanik - I0322032 - Fak. Teknik

Pertumbuhan adopsi kendaraan listrik (electric vehicle/EV) yang pesat berdampak pada meningkatnya volume limbah baterai yang memerlukan pengelolaan manajemen terstuktur. Penelitian ini mengembangkan model Mixed Integer Linear Programming (MILP) multi objektif untuk mengoptimalkan reverse logistics network limbah baterai mobil listrik di Jawa Tengah. Model yang dikembangkan secara bersamaan meminimalkan total biaya sistem serta memaksimalkan penyerapan tenaga kerja dalam jaringan. Jaringan yang dirancang terdiri dari delapan fasilitas, yaitu collection center, testing center, repair center, cascade utilization center, dismantling center, recycling center, waste treatment center, dan manufacturing center dengan opsi pemilihan teknologi pada testing center dan dismantling center. Hasil optimasi model menunjukkan total biaya sistem sebesar Rp1.431.117.780.853 dengan penyerapan tenaga kerja sebesar 746 orang dengan Kabupaten Kendal sebagai hub utama yang aktif di seluruh jenis fasilitas. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa volume baterai merupakan parameter paling berpengaruh terhadap kedua fungsi tujuan secara bersamaan, sedangkan produktivitas pekerja memiliki trade-off antara efisiensi biaya dan penyerapan tenaga kerja. Perubahan parameter biaya tetap dan biaya pemrosesan hanya memengaruhi total biaya sistem tanpa mengubah konfigurasi fasilitas yang menunjukkan bahwa model yang dibangun bersifat robust terhadap fluktuasi biaya.