Abstrak
Prarancangan Pabrik Glifosat dari N-(Phosphonomethyl) Iminodiacetic Acid dan Hidrogen Peroksida Kapasitas 44.000 ton/tahun
Oleh :
Salma Indah Rahmawati - I0522094 - Fak. Teknik
Glifosat merupakan herbisida dengan rumus kimia C3H8NO5P
yang sangat efektif dalam mengendalikan gulma pada berbagai jenis tanaman, baik
tanaman semusim maupun tanaman tahunan. Untuk memenuhi kebutuhan glifosat dalam
negeri dan belum ada pabrik glifosat di Indonesia, maka pabrik glifosat dirancang
dengan kapasitas 44.000 ton/tahun. Untuk memproduksi 1 kg glifosat membutuhkan
bahan baku 1,39 kg C5H10NO7P dan 0,91 kg H2O2
dengan limbah samping berupa CH2O2, CO2, dan H2O.
Pabrik direncanakan didirikan di Kawasan Industri Gresik,
Jawa Timur pada tahun 2029. Reaksi pembentukan glifosat dilakukan dengan
mereaksikan C5H10NO7P dan H2O2.
Reaksi berlangsung pada fase cair di dalam 2 reaktor alir tangki berpengaduk (RATB)
berisi katalis karbon aktif (C) yang disusun secara seri. Kondisi operasi 60℃,
tekanan 1,013 bar dan reaksi bersifat eksotermis dengan konversi total sebesar 99%.
Produk keluaran reaktor terlebih dahulu dipisahkan dari katalis karbon aktif
menggunakan Rotary Drum Vacuum Filter (RDVF). Filtrat hasil pemisahan kemudian diumpankan ke evaporator untuk memekatkan
produk. Larutan pekat selanjutnya dialirkan ke crystallizer untuk proses pembentukan kristal glifosat. Suspensi
hasil kristalisasi dipisahkan menggunakan centrifuge, kemudian kristal
glifosat dikeringkan menggunakan rotary
dryer sehingga diperoleh produk glifosat dengan kemurnian akhir sebesar 99%. Unit pendukung proses pabrik glifosat meliputi unit penyedia
air, unit penyedia steam, unit penyedia udara tekan, unit penyedia
listrik, unit penyedia bahan bakar, serta unit pengolahan limbah. Kebutuhan air
pabrik diperoleh dari air Sungai Bengawan Solo yang diolah terlebih dahulu agar
memenuhi spesifikasi utilitas dan proses. Saat memproduksi 1 kg glifosat membutuhkan
air sebanyak 0,009 m3, steam
sebanyak 1,11 kg, udara tekan sebanyak 0,010 m3, tenaga listrik sebesar
0,09 kWh, dan bahan bakar berupa IDO (Industrial Diesel Oil) sebanyak 0,084
L dan HSD (High Speed Diesel) sebanyak 0,002 L. Pabrik juga dilengkapi
laboratorium untuk pengendalian mutu bahan baku dan produk. Perusahaan ini berbentuk PT (Perseroan Terbatas) dengan
struktur organisasi line and staff. Karyawan berjumlah 174 orang dengan
105 orang bekerja secara shift dan 69 orang non-shift untuk
menunjang kegiatan produksi dan operasional pabrik. Hasil analisis ekonomi
diperoleh, ROROI (Rate of Return on
Investment) sebesar 44,39%, PBP (Pay
Back Period) selama 2,73 tahun, DPBP (Discounted
Payback Period) selama 3,17 tahun, IRR (Internal
Rate of Return) sebesar 16,74%, BEP (Break
Event Point) 42,50%, dan SDP (Shut Down Point) 19,87%. Berdasarkan
analisis ekonomi, pabrik ini layak dipertimbangkan untuk didirikan.