Abstrak
Analisis Sentimen Komentar Video Afiliasi Tiktok Dengan Random Forest-SMOTE
Oleh :
Fathimah Nurul Azizah - M0122047 - Fak. MIPA
Indonesia merupakan
negara dengan jumlah pengguna TikTok terbesar kedua di dunia dan memiliki
jumlah akun TikTok Shop terbanyak, sehingga menunjukkan besarnya potensi pasar afiliasi
pada platform tersebut. Meskipun demikian, tingkat partisipasi afiliator di
Indonesia masih relatif rendah dibandingkan beberapa negara lain. Komentar pada
video afiliasi TikTok mengandung informasi mengenai opini dan sentimen konsumen
yang dapat dimanfaatkan untuk memahami respons terhadap produk yang
dipromosikan. Namun, jumlah
komentar yang besar dan tidak terstruktur menyulitkan analisis secara manual.
Data yang digunakan pada penelitian analisis sentimen didominasi oleh data dari
Twitter atau X, sedangkan penelitian menggunakan data komentar video afiliasi
TikTok masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk
melakukan analisis sentimen pada komentar video afiliasi TikTok dengan random
forest-SMOTE. Metode penelitian yang digunakan meliputi pengumpulan data komentar video
afiliasi TikTok kategori produk kecantikan populer di Indonesia pada periode
Januari hingga Desember 2025, preprocessing yang terdiri dari cleaning, case
folding, tokenizing, stopword removal, dan stemming, pelabelan
sentimen menggunakan IndoBERTweet, pembagian data training dan testing,
vektorisasi menggunakan Term Frequency–Inverse Document Frequency (TF-IDF),
penyeimbangan data menggunakan Synthetic Minority Over-sampling Technique
(SMOTE), pelatihan model menggunakan random forest, serta evaluasi
performa model menggunakan confusion matrix dengan metrik accuracy,
precision, recall, dan F1.
Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kombinasi algoritme random forest dan teknik
penyeimbangan data SMOTE dapat diterapkan untuk analisis sentimen
komentar video afiliasi TikTok. Analisis sentimen pada penelitian ini
menggunakan 2.496 dataset komentar yang terdiri dari 1.534 komentar berlabel
negatif dan 962 komentar berlabel positif. Sebanyak 80% dataset digunakan untuk
melatih model menggunakan algoritme random forest dan teknik penanganan class
imbalance dengan SMOTE. Sedangkan 20% dataset yang tersisa digunakan
untuk menguji model yang diperoleh. Hasil pengujian dengan parameter terbaik
menunjukkan bahwa model mempunyai nilai akurasi sebesar 0,82 dan rata-rata
nilai F1 sebesar 0,81 pada data testing. Oleh karena itu, kombinasi
algoritme random forest dan SMOTE dapat digunakan sebagai
pendekatan untuk melakukan analisis sentimen komentar video afiliasi TikTok.