Abstrak
Analisis Penerapan Prinsip 5C dalam Penilaian Kelayakan Pemberian KPR Subsidi di PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Kantor Cabang Solo
Oleh :
Andreanus Vicky Valentino - V1723092 - Sekolah Vokasi
KPR Subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)
memiliki risiko kredit bermasalah yang lebih tinggi akibat keterbatasan
pendapatan, modal, dan aset jaminan, sehingga penilaian kelayakan kredit
melalui prinsip 5C menjadi sangat penting dalam proses penyalurannya.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip 5C (Character,
Capacity, Capital, Collateral, dan Condition of Economy) dalam
penilaian kelayakan pemberian KPR Subsidi di PT. Bank Tabungan Negara (Persero)
Tbk. Kantor Cabang Solo, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi
penerapannya.Metode
yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif.
Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara dengan staff
divisi Customer Lending Unit (CLU), dan dokumentasi dokumen perusahaan
yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan
Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa BTN KC
Solo telah menerapkan prinsip 5C secara menyeluruh dalam penilaian kelayakan
KPR Subsidi: Character dinilai melalui wawancara, verifikasi pekerjaan
dan penghasilan, serta pengecekan riwayat kredit di SLIK OJK; Capacity
dinilai dengan membandingkan penghasilan calon debitur terhadap kewajiban
angsuran; Capital dinilai melalui analisis penghasilan, aset, dan
pengeluaran bulanan; Collateral dinilai melalui pemeriksaan dokumen
SHM dan IMB serta verifikasi keabsahan ke BPN; dan Condition of Economy
dinilai melalui stabilitas pekerjaan dan skala perusahaan tempat calon debitur
bekerja. Faktor pendukung penerapannya meliputi sistem teknologi yang memadai
dan kerja sama antarbagian, sedangkan faktor penghambatnya berupa rendahnya
pemahaman calon debitur terhadap prosedur kredit, ketidaksesuaian data
penghasilan, dan riwayat kredit buruk pada SLIK OJK.