Abstrak
DETEKSI ACADEMIC BURNOUT PADA MAHASISWA MENGGUNAKAN METODE STACKING ENSEMBLE RANDOM FOREST DAN SVM
Oleh :
Naufal Kholif Nashuha - L0122124 - Fak. Teknologi Informasi dan Sains Data
Pendidikan tinggi
menghadapkan mahasiswa pada tekanan akademik, tuntutan kinerja, dan faktor
eksternal yang dapat memicu academic burnout, yaitu sindrom
multidimensi yang ditandai oleh kelelahan emosional, sinisme, dan penurunan
efikasi akademik. Deteksi dini menjadi kebutuhan yang penting agar institusi
pendidikan dapat memberikan intervensi tepat waktu. Penelitian ini mengusulkan
kerangka kerja komparatif untuk mendeteksi academic burnout
menggunakan metode Stacking Ensemble yang menggabungkan Random
Forest (RF) dan Support Vector Machine (SVM)
sebagai base learner, dengan Logistic Regression sebagai meta-learner.
Model dibangun pada dataset (Carrard et al., 2022)
yang terdiri dari 886 mahasiswa kedokteran di Swiss. Label burnout biner
dibentuk menggunakan K-Means Clustering pada tiga dimensi MBI-SS.
Optimasi hyperparameter dilakukan dengan Grid Search dan Stratified
5-Fold Cross-Validation. Stacking Ensemble mencapai akurasi sebesar
98,30%, melampaui RF tunggal (95,45%) dan SVM tunggal (97,73%). Signifikansi
statistik dari selisih performa ketiga model diuji lebih lanjut menggunakan Wilcoxon
Signed-Rank Test pada 10-fold cross-validation. Analisis feature importance mengidentifikasi
sinisme (mbi_cy, 38,93%), efikasi akademik (mbi_ea, 15,67%), dan
kelelahan emosional (mbi_ex, 14,89%) sebagai prediktor dominan. Model
ini berpotensi sebagai purwarupa sistem peringatan dini untuk mendukung
intervensi proaktif di institusi pendidikan.