Abstrak
Proteksi Diferensial Saluran Kabel Distribusi Tegangan Menengah Laut Dangkal
Oleh :
Tobias Nehemia Ryva Sitanggang - I0722068 - Fak. Teknik
Saluran
Kabel Laut Tegangan Menengah (SKLTM) merupakan komponen penting dalam sistem
elektrifikasi wilayah kepulauan, namun memiliki tingkat frekuensi gangguan yang
cukup tinggi karena penggunaan saluran udara di wilayah pulau. Di sisi lain,
apabila terjadi gangguan yang menyebabkan kerusakan pada SKLTM, proses
perbaikannya akan sangat kompleks dan sulit untuk dilaksanakan. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis dan merancang sistem proteksi pada SKLTM dengan
besar tegangan 20 kV yang menghubungkan Gardu Hubung Lombok Utara dan Gardu
Hubung Gili Air. Kajian ini difokuskan pada analisis kinerja Differential
Relay sebagai perangkat proteksi utama pada SKLTM yang terpasang pada
kubikel gardu hubung. Metodologi penelitian dilakukan melalui analisis
karakteristik arus diferensial berdasarkan perbandingan arus pada kedua ujung
saluran untuk mendeteksi dan mengisolasi bagian sistem yang mengalami gangguan
secara cepat, selektif, dan andal. Evaluasi dilakukan terhadap beberapa
skenario gangguan pada SKLTM guna menilai sensitivitas, kecepatan respon, dan
keandalan sistem proteksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan arus
gangguan hubung singkat dilakukan pada empat jenis gangguan. Arus gangguan
terbesar terjadi pada gangguan tiga fasa sebesar 2729,16 A dan terkecil pada
gangguan satu fasa ke tanah sebesar 365,91 A, sehingga digunakan sebagai dasar
penentuan setting Differential Relay. Berdasarkan hasil perhitungan
diperoleh arus pickup sebesar 1 A, slope 1 sebesar 10,51%, bias
threshold sebesar 10 A, dan slope 2 sebesar 21,02%. Hasil validasi
menunjukkan relay mampu memberikan perintah trip secara tepat dan mendeteksi lokasi gangguan secara akurat
serta meningkatkan selektivitas dan kecepatan pemutusan sistem sehingga
keandalan dan kontinuitas pelayanan energi listrik tetap terjaga.