Abstrak
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EXPERIENTAL LEARNING BERBASIS NEXT GENERATION SCIENCE STANDARDS (NGSS) TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF IPAS KELAS V SD
Oleh :
Nurul Wahidah - K7122244 - Fak. KIP
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya penguasaan konsep IPAS dan hasil
belajar kognitif peserta didik sekolah dasar masih menjadi tantangan yang perlu
mendapatkan perhatian. Data Rapor Pendidikan tahun 2024 menunjukkan bahwa
capaian literasi dan numerasi belum sepenuhnya mencapai kompetensi yang
diharapkan, yang mengindikasikan perlunya peningkatan kemampuan kognitif
peserta didik. Kondisi tersebut diperkuat temuan lapangan yang menunjukkan
bahwa pembelajaran IPAS masih mengutamakan metode ceramah sehingga peserta
didik kurang terlibat aktif dan menghadapi kendala menguasai materi yang bersifat
abstrak. Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh model Experiential
Learning berbasis NGSS terhadap hasil belajar kognitif IPAS. Penelitian
menerapkan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment menggunakan
kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran Experiential Learning berbasis
NGSS serta kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa model Experiential Learning berbasis NGSS
memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar kognitif IPAS
ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,001 (<0,05), effect size sebesar 0,944
(kategori besar), serta nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,41 (kategori sedang)
yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Dengan demikian, penerapan model
Experiential Learning berbasis NGSS memberikan pengaruh positif terhadap
peningkatan hasil belajar kognitif sekaligus mendukung pengembangan
pemahaman konseptual peserta didik secara lebih mendalam dan bermakna.