Abstrak


TELAAH KEDUDUKAN KETERANGAN AHLI DAN CLOSED CIRCUIT TELEVISION (CCTV) DALAM SISTEM PEMBUKTIAN NEGATIF PADA PERKARA KECELAKAAN LALU LINTAS YANG BERAKIBAT KEMATIAN (Studi Putusan Nomor 274/PID.SUS/2024/PN.SKT)


Oleh :
Cornelius Fortis Bintang Sang Putra Adven - E0022104 - Fak. Hukum

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis kedudukan keterangan ahli dan rekaman CCTV dalam pembuktian perkara kecelakaan lalu lintas yang berakibat kematian, serta menganalisis penerapan sistem pembuktian negatif (negatief wettelijk) di persidangan dalam Putusan Nomor 274/Pid.Sus/2024/PN. Skt. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif dengan pendekatan kasus (case approach). Jenis bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan (KUHP, KUHAP, UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, UU Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman) dan Putusan Pengadilan Negeri nomor 274/Pid.Sus/2024/PN.Skt, serta bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal, dan skripsi yang relevan. Teknik analisis yang digunakan adalah metode silogisme deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterangan ahli memiliki peranan penting dalam perkara kecelakaan lalu lintas karena memberikan penjelasan ilmiah mengenai mekanisme kecelakaan, tingkat kealalaian, dan penyebab kematian korban. Rekaman CCTV yang telah diverifikasi keasliannya berfungsi sebagai bukti petunjuk yang memperlihatkan posisi kendaraan, kecepatan, pola pergerakan, serta tidak adanya upaya pengereman dari kendaraan yang terlibat kecelakaan. Sistem pembuktian negatif menuntut terpenuhinya minimal dua alat bukti yang sah serta keyakinan hakim yang dibangun dari integrasi seluruh alat bukti. Dalam Putusan Nomor 274/Pid.Sus/2024/PN.Skt, hakim menilai bahwa keterangan ahli, CCTV, Visum et Repertum, keterangan saksi, dan barang bukti saling menguatkan sehingga syarat formil dan substantial pembuktian terpenuhi, menunjukkan penerapan asas in dubio pro reo dan memastikan pembuktian dilakukan secara objektif dan ilmiah