Abstrak
Wisata Edukasi Pengolahan Sampah Plastik dengan Pendekatan Arsitektur Berkelanjutan di Piyungan, Bantul, DIY
Oleh :
Availa Syahla Almira - I0222036 - Fak. Teknik
Permasalahan sampah plastik di Daerah Istimewa Yogyakarta,
khususnya di kawasan Piyungan, menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang
perlu ditangani. Tingginya jumlah sampah yang masuk ke TPA Piyungan serta
kurangnya fasilitas pengolahan dan edukasi mengenai sampah plastik menjadi
dasar perancangan Wisata Edukasi Pengolahan Sampah Plastik di Bawuran, Bantul,
DIY. Perancangan ini bertujuan untuk menghasilkan fasilitas yang dapat
menggabungkan kegiatan pengolahan sampah plastik dengan kegiatan edukasi dan
rekreasi bagi masyarakat. Jenis sampah yang menjadi fokus utama adalah PETE/PET
dan LDPE dengan proses pengolahan menggunakan metode mechanical recycling.
Pendekatan arsitektur berkelanjutan digunakan untuk menyesuaikan bangunan
dengan kondisi lingkungan dan mengurangi dampak terhadap lingkungan sekitar.
Proses perancangan dilakukan melalui analisis kondisi tapak, kebutuhan
pengguna, kebutuhan ruang, serta konsep pengolahan dan edukasi sampah plastik.
Hasil perancangan berupa pembagian zona pengolahan, zona edukasi, dan zona
pendukung yang disusun berdasarkan alur kegiatan pengguna dan proses pengolahan
sampah. Prinsip arsitektur berkelanjutan diterapkan melalui pemanfaatan cahaya
dan ventilasi alami, penggunaan panel surya, pemanfaatan air hujan, penggunaan
material daur ulang, serta vegetasi sebagai buffer terhadap bau dan
kondisi lingkungan sekitar. Perancangan ini diharapkan dapat menjadi fasilitas
pengolahan sampah sekaligus sarana edukasi yang dapat meningkatkan pemahaman
dan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan sampah plastik.