Abstrak
Optimasi Deteksi Pecah Kaca untuk Keamanan Rumah Berbasis Iot Menggunakan Model Auspp dengan Atrous Spatial Pyramid Pooling
Oleh :
Whilyan Pratama - L0122151 - Fak. Teknologi Informasi dan Sains Data
Suara kaca
pecah dapat menjadi tanda awal terjadinya percobaan masuk paksa pada rumah,
sehingga perlu dideteksi secara cepat meskipun lingkungan sekitar bising.
Skripsi ini membangun sistem deteksi suara kaca pecah berbasis IoT menggunakan
model AuSPP dengan Atrous Spatial Pyramid Pooling yang dijalankan pada Orange
Pi 4A melalui ONNX Runtime CPU. Dataset disusun dari beberapa sumber audio
publik dan data scraping, lalu disintesis menjadi 36.000 klip synthetic
soundscape berdurasi 4 detik dengan rasio 25% glass_break dan 75% negative.
Model akhir AuSPP M6 ONNX menggunakan beta calibration, threshold per class,
hysteresis, gap filling, minimum event duration, suspect hit accumulation,
serta rejection logic untuk sustained sound dan clipping spike. Evaluasi model
menunjukkan M6-ONNX memperoleh recall 93,67%, precision 94,88%, F2-score
94,26%, accuracy 93,90%, specificity 95,76%, dan error rate 4,36%.
Pengujian lapangan mengonfirmasi sistem mendeteksi kaca 5 mm hingga 20 meter,
botol kaca besar hingga 10 meter, botol kaca kecil hingga 8 meter, serta piring
dan gelas kaca pada jarak 7 sampai 8 meter, dengan hanya 1 false alarm dari 63
percobaan non kaca. Sistem berjalan realtime dengan median inference time 224
ms, median cycle time 286 ms, median RTF 0,056, dan median peak
memory 166,922 MB, sambil mengaktifkan buzzer, menyimpan audio,
mengirim notifikasi Telegram, serta melakukan queue dan retry
saat koneksi internet terputus.