Abstrak


Determinan Belanja Modal dan Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan Ekonomi (Studi Pada Pemerintah Kabupaten/kota Di Pulau Sumatera Tahun 2020 - 2024)


Oleh :
Amelia Yhuarik Kurniawati Santoso - F0322014 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Dana Bagi Hasil (DBH), Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA), dan Ketergantungan keuangan daerah terhadap belanja modal, serta pengaruh belanja modal terhadap pertumbuhan ekonomi pada pemerintah kabupaten dan kota di Pulau Sumatera periode 2020 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dan publikasi Badan Pusat Statistik (BPS). Populasi penelitian meliputi 154 pemerintah kabupaten dan kota di Pulau Sumatera dengan menggunakan metode sensus. Setelah dilakukan pengujian outlier, diperoleh 706 observasi yang dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dan regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dana Bagi Hasil (DBH) dan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja modal. Sementara itu, ketergantungan keuangan daerah tidak berpengaruh signifikan terhadap belanja modal. Selain itu, belanja modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan sumber daya fiskal daerah melalui Dana Bagi Hasil dan SiLPA mampu mendorong peningkatan alokasi belanja modal, sedangkan peningkatan belanja modal yang diarahkan pada pembangunan aset dan infrastruktur publik dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa pemerintah daerah perlu mengoptimalkan pengelolaan sumber daya fiskal serta meningkatkan kualitas dan efektivitas belanja modal agar mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar dan berkelanjutan.