Abstrak
Analisis Determinan Sosial Ekonomi dan Akses Layanan Kesehatan terhadap Prevalensi Stunting di 34 Provinsi Indonesia Tahun 2020-2024
Oleh :
Silvia Novitasari - F0122143 - Fak. Ekonomi dan Bisnis
Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh rata-rata lama sekolah,
persentase penduduk miskin, pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan,
dan jumlah puskesmas terhadap prevalensi stunting 34 provinsi di Indonesia
tahun 2020 - 2024. Studi ini mengimplementasikan metode regresi data panel
menggunakan pendekatan Fixed Effect Model (FEM). Temuan ilmiah
menunjukkan bahwa rata-rata lama sekolah dan pengeluaran per kapita
sebulan untuk makanan berpengaruh negatif signifikan terhadap prevalensi
stunting, sedangkan persentase penduduk miskin dan jumlah puskesmas tidak
berpengaruh terhadap prevalensi stunting. Rekomendasi penelitian ini adalah:
a) Pemerintah Indonesia diharapkan memprioritaskan dan meningkatkan
ketepatan sasaran program bantuan yang berhubungan dengan stunting, b)
Masyarakat diharapkan memanfaatkan bantuan dengan optimal, c) Penelitian
selanjutnya disarankan menggunakan variabel berbeda, metode penelitian
berbeda, dan tahun yang berbeda.