Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi nasabah dalam memilih layanan transfer antarbank di PT Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Solo Sudirman, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan layanan tersebut. Layanan transfer antarbank yang diteliti meliputi BI-FAST, SKNBI (Kliring), dan BI-RTGS. Perbedaan karakteristik pada masing-masing layanan, seperti biaya transfer, kecepatan transaksi, batas nominal transaksi, dan mekanisme penggunaan layanan, memberikan berbagai alternatif bagi nasabah dalam menentukan layanan yang paling sesuai dengan kebutuhan transaksinya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan petugas bank dan nasabah pengguna layanan transfer antarbank, studi pustaka, serta dokumentasi. Data primer diperoleh secara langsung dari hasil observasi dan wawancara di PT Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Solo Sudirman. Sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dan dokumentasi perusahaan yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa preferensi nasabah dalam memilih layanan transfer antarbank dipengaruhi oleh karakteristik nasabah, seperti jenis nasabah, kelompok generasi (usia), dan frekuensi transaksi. Selain itu, terdapat lima faktor yang memengaruhi penggunaan layanan transfer antarbank, yaitu biaya transfer, kecepatan transfer, keamanan transaksi, kemudahan penggunaan, dan besar nominal transaksi. BI-FAST menjadi layanan yang paling banyak dipilih oleh nasabah individu karena menawarkan biaya transfer yang relatif murah, proses transaksi secara real-time, serta kemudahan akses melalui aplikasi BRImo. Sementara itu, nasabah pelaku usaha (UMKM) maupun badan usaha (CV atau PT) cenderung menggunakan layanan SKNBI (Kliring) dan BI-RTGS untuk transaksi dengan nominal yang lebih besar sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa preferensi nasabah tidak hanya dipengaruhi oleh karakteristik layanan saja, tetapi juga oleh kebutuhan dan tujuan transaksi yang dilakukan.