Abstrak


Pengaruh Pelapisan Berbagai Minyak Nabati terhadap Kualitas Telur Ayam Ras Petelur yang Disimpan Selama 21 Hari


Oleh :
Imanuel Nandito Putrayosta - H0522088 - Fak. Peternakan

Telur ayam ras merupakan sumber protein hewani yang populer namun memiliki masa simpan terbatas karena kualitasnya yang cepat menurun seiring waktu penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pelapisan berbagai minyak nabati dalam mempertahankan kualitas telur selama 21 hari pada suhu ruang. Penelitian ini menggunakan perlakuan pelapisan yang terdiri dari 4 taraf (P0): tanpa pelapisan, (P1): minyak kelapa murni, (P2): minyak kelapa sawit, dan (P3): minyak kedelai. Variabel pengamatan yang diukur mencakup bobot telur, nilai Haugh unit (HU), derajat keasaman (pH) kuning dan putih telur, serta indeks kuning dan putih telur. Metode yang diterapkan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) di mana setiap perlakuan diulang sebanyak 6 kali, dengan setiap ulangan menggunakan 1 butir telur. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pelapisan minyak nabati secara signifikan (P<0,05) mampu menjaga kualitas telur dibandingkan kelompok kontrol. Perlakuan pelapisan (P1, P2, dan P3) terbukti efektif menekan penyusutan bobot telur. Nilai HU tertinggi diperoleh pada perlakuan P1 (83,65) dan P2 (81,03) yang termasuk dalam Mutu I, sedangkan P0 (51,57) masuk dalam Mutu III. Pelapisan minyak VCO dan kelapa sawit juga paling efektif mempertahankan derajat keasaman internal telur. Minyak VCO dan kelapa sawit juga memberikan pelapisan yang efektif pada indeks kuning telur dengan rata-rata 0,41 serta indeks putih dengan nilai rata-rata sebesar 0,08. Secara keseluruhan, penelitian menyimpulkan bahwa pelapisan minyak nabati jauh lebih unggul dalam menjaga mutu telur, dengan minyak VCO (P1) dan kelapa sawit (P2) sebagai bahan pelapis yang paling optimal.