Abstrak
Determinan Prevalensi Stunting di Indonesia Tahun 2021-2024
Oleh :
Yashinta Yulia Parastri - F0122153 - Fak. Ekonomi dan Bisnis
Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis pengaruh kerawanan pangan, pertumbuhan ekonomi, dan akses
sanitasi layak terhadap prevalensi stunting di Indonesia tahun 2021–2024.
Penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat
Statistik (BPS), Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), dan Survei Kesehatan
Indonesia (SKI). Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel
dengan pendekatan Random Effect Model (REM) untuk mengidentifikasi
pengaruh variabel independen terhadap stunting antar provinsi di
Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerawanan pangan yang diukur
menggunakan Food Insecurity Experience Scale (FIES) berpengaruh positif
dan signifikan terhadap prevalensi stunting. Sementara itu, pertumbuhan
ekonomi dan akses sanitasi layak berpengaruh negatif dan signifikan terhadap stunting.
Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap stunting
di Indonesia. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa upaya penurunan stunting
tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, tetapi juga perlu didukung oleh
peningkatan ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi, serta perbaikan
infrastruktur sanitasi. Pemerintah diharapkan dapat memperkuat program
intervensi berbasis wilayah yang mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi dan
lingkungan masyarakat.