Abstrak
Analisis Pengaruh Tingkat Green Road terhadap Emisi Kendaraan di Kabupaten Sragen
Oleh :
Uni Aidita - A132108005 - Sekolah Pascasarjana
Konstruksi jalan hijau (Green Road construction) merupakan pendekatan
berkelanjutan dalam pembangunan infrastruktur jalan yang menekankan
pemanfaatan vegetasi untuk meningkatkan fungsi ekologis, seperti penyerap
polutan, peredam kebisingan, dan keteduhan, serta aspek ramah lingkungan,
efisiensi energi, dan biaya rendah sejak tahap perencanaan hingga pemanfaatan.
Kabupaten Sragen, sebagai simpul transportasi strategis yang menghubungkan
Jawa Tengah dan Jawa Timur, mengalami lalu lintas padat dengan dominasi
kendaraan bertonase besar, yang berdampak pada peningkatan emisi kendaraan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kriteria Green Road berdasarkan
sistem pemeringkatan PD 04/2018, menganalisis kondisi eksisting jalan,
menghitung tingkat emisi berdasarkan volume kendaraan, serta mengevaluasi
hubungan antara Green Road dan emisi kendaraan di Sragen. Melalui metode
Delphi dengan penilaian ahli, survei vegetasi berdasarkan PERMEN No. 05/2012,
serta analisis data lalu lintas dari CCTV, diperoleh temuan bahwa kriteria Green
Road di kawasan persimpangan Sragen dapat divalidasi secara andal (S-CVI = 0,93;
Cronbach’s alpha > 0,97), dengan skor penilaian jalan sebesar 39,55 (kategori
Bintang 3). Sebanyak 26 spesies vegetasi teridentifikasi, namun penyebarannya
tidak merata dan belum optimal dalam mendukung fungsi ekologis. Selain itu, emisi
CO₂ tertinggi terjadi di Perempatan Pilangsari akibat tingginya volume lalu lintas,
sementara titik panas emisi CO dan NOx/PM₁₀ terletak di Perempatan Gambiran
dan Pungkruk. Secara keseluruhan, studi ini menunjukkan bahwa rendahnya kinerja
jalan dalam aspek Green Road berkorelasi langsung dengan tingginya beban emisi
kendaraan.