Abstrak


Pertambahan Bobot Dan Karakteristik Karkas Kelinci Hyla (Oryctolagus cuniculus) Fase Sapih Setelah Pemberian Pakan Giant Feed Mom And Baby Dan Pakan Vital Rabbit


Oleh :
Pradipa Cahya Nusantara - M0422068 - Fak. MIPA

Kelinci Hyla merupakan ternak potensial dengan laju pertumbuhan tinggi dan efisiensi produksi daging yang baik. Fase sapih (4–8 minggu) merupakan periode kritis yang menentukan performa pertumbuhan, sehingga pemilihan pakan yang tepat menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh pemberian pakan Giant Feed Mom and Baby dibandingkan pakan komersial terhadap performa pertumbuhan dan karakteristik karkas kelinci Hyla fase sapih. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan dua perlakuan dan 10 ekor kelinci Hyla sapih, dipelihara selama 2 bulan. Parameter yang diamati meliputi pertambahan bobot badan, Average Daily Gain (ADG), Feed Conversion Ratio (FCR), bobot potong, persentase karkas, serta karakteristik fisik dan kimiawi daging. Data dianalisis menggunakan Independent Sample T-test melalui IBM SPSS 25. Hasil menunjukkan bahwa pakan Giant Feed Mom and Baby menghasilkan ADG lebih tinggi meskipun tidak berbeda nyata secara statistik, namun menghasilkan nilai FCR yang secara signifikan lebih rendah dibandingkan pakan Vital Rabbit. Bobot potong kelinci yang diberi pakan Giant Feed Mom and Baby juga lebih tinggi, sedangkan karakteristik fisik dan kimiawi daging pada kedua perlakuan menunjukkan hasil yang setara dan berada dalam kisaran normal standar kualitas daging segar.