Abstrak


Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Berbantuan Nearpod Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Kognitif Siswa


Oleh :
Arnella Hayya Amalia Ovin - K3522010 - Fak. KIP

Rendahnya motivasi dan hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran Informatika menjadi salah satu permasalahan dalam pembelajaran di era digital. Oleh karena itu, diperlukan pemilihan model pembelajaran dan media yang tepat untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar kognitif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan Nearpod terhadap motivasi belajar siswa, (2) menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan Nearpod terhadap hasil belajar kognitif siswa, (3) mengetahui apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan Nearpod dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa.  Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen (quasi-experiment). Desain penelitian yang digunakan adalah Non-equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Mojolaban, dengan sampel dari kelas VIII C dan VIII G, masing-masing terdiri dari 31 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cluster random sampling, yang terdiri dari kelas eksperimen dengan perlakuan model STAD berbantuan Nearpod dan kelas kontrol dengan metode ekspositori. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen angket untuk motivasi belajar siswa dan tes untuk hasil belajar kognitif. Analisis data dilakukan menggunakan uji-t (Independent Sample T-Test) dan uji N-Gain untuk melihat efektivitas peningkatan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh yang signifikan penerapan model STAD berbantuan Nearpod terhadap motivasi belajar siswa yang dibuktikan dengan hasil uji-t dengan nilai signifikansi sebesar 0,005 (p < 0,05); (2) terdapat pengaruh yang signifikan penerapan model STAD berbantuan Nearpod terhadap hasil belajar kognitif siswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,021 (p < 0,05); (3) penerapan model ini efektif meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dengan perolehan rata-rata skor N-Gain sebesar 0,56 yang termasuk dalam kategori sedang, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol dengan skor 0,42.