Abstrak


Tindak Tutur Mengkritik dan Strategi Kesantunan dalam Kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP


Oleh :
Arum Yuliana - B0222008 - Fak. Ilmu Budaya

Arum Yuliana. B0222008. 2026. “Tindak Tutur Mengkritik dan Strategi Kesantunan dalam Kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP”. Skripsi: Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta. Tindak tutur mengkritik termasuk salah satu tindak tutur yang mengancam muka sehinggga tidak dapat disampaikan secara sembarangan. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi kesantunan sebagai upaya untuk menjaga muka dan meminimalkan ancaman muka kepada mitra tutur. Dengan demikian, rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana realisasi tindak tutur mengkritik dalam kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP dan bagaimana strategi kesantunan tindak tutur mengkritik dalam kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan realisasi tindak tutur mengkritik dalam kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP dan mendeskripsikan strategi kesantunan dari tindak tutur mengkritik dalam kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP. Jenis penelitian ini berupa penelitian kualitatif deskriptif. Data penelitian berupa dialog antara pembawa acara dan bintang tamu yang mengandung tindak tutur mengkritik dan strategi kesantunan. Sumber data yang digunakan berupa kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP dalam kurun waktu Maret – September 2025 sebanyak delapan video. Metode dan teknik penyediaan data yang digunakan berupa metode simak dengan teknik lanjutan catat. Metode dan teknik analisis data yang digunakan merupakan metode kontekstual. Metode penyajian hasil analisis data dalam penelitian ini adalah metode penyajian informal. Hasil penelitian ditemukan tindak tutur mengkritik terbagi menjadi dua, yaitu tindak tutur mengkritik langsung dan tindak tutur mengkritik tidak langsung. Tindak tutur mengkritik langsung, terdiri dari strategi evaluasi negatif sebanyak empat puluh delapan data, strategi pernyataan masalah sebanyak sebelas data, dan strategi ekspresi pertentangan sebanyak tiga data, dan strategi konsekuensi sebanyak delapan belas data. Tindak tutur mengkritik tidak langsung strategi koreksi sebanyak empat data, strategi menunjukkan standar sebanyak sebelas data, strategi penuntutan perubahan sebanyak sepuluh data, strategi saran tentang mengubah sebanyak tiga data, strategi permintaan perubahan sebanyak tujuh data, strategi bertanya sebanyak sepuluh data, dan strategi petunjuk lainnya sebanyak delapan belas data. Tindak tutur mengkritik yang paling banyak digunakan adalah tindak tutur mengkritik strategi evaluasi negatif. Strategi kesantunan yang ditemukan terbagi menjadi enam jenis, terdiri dari kesantunan tanpa basa-basi sebanyak empat puluh empat data, kesantunan positif sebanyak dua puluh satu data, kesantunan negatif sebanyak tiga puluh dua data, kesantunan samar-samar sebanyak tiga puluh tujuh data, gabungan antarstrategi dalam kesantunan negatif sebanyak dua data, dan kombinasi kesantunan positif dan kesantunan negatif sebanyak tujuh data. Strategi kesantunan yang paling banyak digunakan adalah kesantunan tanpa basa-basi.