Abstrak
Analisis Kemampuan Membaca Kritis Teks Narasi Peserta Didik Kelas IV SD Negeri Pabelan 01
Oleh :
Wannuraniza Destiani - K7122332 - Fak. KIP
Wannuraniza
Destiani. K7122332. Pembimbing : Dr. Septi Yulisetiani, M.Pd. ANALISIS
KEMAMPUAN MEMBACA KRITIS TEKS NARASI PESERTA DIDIK KELAS IV SD NEGERI PABELAN 01 Skripsi,
Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret
Surakarta, Juni 2026
Penelitian
ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kemampuan membaca kritis teks narasi
peserta didik kelas IV SD Negeri Pabelan 01, (2) mendeskripsikan hambatan
membaca kritis teks narasi peserta didik kelas IV SD Negeri Pabelan 01, dan (3)
mendeskripsikan faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan membaca kritis teks
narasi peserta didik kelas IV SD Negeri Pabelan 01. Penelitian ini merupakan
penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian
meliputi guru kelas IV, peserta didik kelas IV, serta dokumen terkait
pembelajaran membaca kritis teks narasi. Teknik pengambilan sampel dilakukan
dengan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi,
wawancara, dan studi dokumen. Teknik uji validitas data menggunakan triangulasi
sumber dan triangulasi teknik. Analisis data menggunakan model analisis
interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. Pertama,
kemampuan membaca kritis teks narasi peserta didik terlihat pada interpretasi,
analisis, Sintesis, evaluasi, serta Refleksi Diri dengan capaian yang
berbeda-beda. Peserta didik lebih mudah memahami unsur intrinsik dan isi cerita
dibandingkan menganalisis hubungan sebab akibat, memahami makna tersirat, serta
memberikan penilaian logis terhadap isi cerita. Kedua, hambatan membaca kritis
meliputi kesulitan memahami unsur intrinsik dan isi teks, keterbatasan kosakata
dan pemahaman kalimat, kesulitan menghubungkan antarperistiwa, menarik
kesimpulan, memahami makna tersirat, mengevaluasi isi cerita, serta penggunaan
strategi membaca secara mandiri. Ketiga, faktor yang memengaruhi kemampuan
membaca kritis terdiri atas faktor internal dan eksternal. Faktor internal
meliputi kesiapan dan kelancaran membaca, minat membaca, serta pengalaman
membaca yang membantu peserta didik memahami isi cerita dan hubungan
antarperistiwa. Faktor eksternal meliputi bimbingan guru, strategi
pembelajaran, dan lingkungan belajar yang membantu peserta didik memahami isi
bacaan, menyampaikan pendapat, dan menggunakan strategi membaca selama
pembelajaran.