Abstrak
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Menggunakan Metode SERVQUAL (Studi Kasus: CV. Amigo Mangesti Utomo)
Oleh :
Bayu Aji Bagas Madiansyah - V1623022 - Sekolah Vokasi
Penelitian ini
dilatarbelakangi oleh terjadinya fluktuasi pendapatan serta ditemukannya
keluhan pelanggan terkait sikap karyawan dan responsivitas pelayanan di CV.
Amigo Mangesti Utomo. Fenomena ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara
harapan pelanggan dengan realitas pelayanan operasional di lapangan. Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan berdasarkan dimensi
SERVQUAL (tangibles, reliability, responsiveness, assurance, empathy) dan
mengukur pengaruhnya terhadap kepuasan pelanggan. Pendekatan yang digunakan
adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survei menggunakan kuesioner
tertutup berskala Likert. Sampel dalam penelitian berjumlah 117 responden dari
pelanggan di sembilan cabang toko yang diambil melalui teknik convenience sampling.
Analisis data dan pembahasan dilakukan menggunakan bantuan perangkat lunak
statistik yang meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji
t, serta uji koefisien determinasi. Hasil analisis deskriptif
menunjukkan bahwa skor rata-rata kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan
secara keseluruhan berada pada rentang kategori sangat baik. Berdasarkan
pengujian statistik, kualitas pelayanan terbukti memberikan pengaruh yang
positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan perolehan nilai
signifikansi 0,000 dan nilai t-hitung sebesar 7,140. Lebih lanjut, kualitas
pelayanan diketahui memberikan kontribusi pengaruh sebesar 30,7% terhadap
kepuasan pelanggan, sedangkan 69,3% dipengaruhi oleh faktor lain. Kesimpulan dari penelitian ini
adalah kualitas pelayanan yang diberikan oleh karyawan lini depan terbukti
memengaruhi kepuasan pelanggan secara nyata. Tindak lanjut operasional bagi
perusahaan mencakup optimalisasi penataan visual (visual merchandising), kebersihan
toko terutama pada bagian depan dan area bermain anak dan pencahayaan toko
untuk memelihara dimensi bukti fisik. Serta pihak manajemen perlu selalu
mengevaluasi strategi ketersediaan pasokan produk, penetapan harga jual yang
kompetitif, dan efektivitas promosi guna memaksimalkan kepuasan secara
menyeluruh.