Abstrak
PERATURAN PERUNDANGAN-UNDANGAN DALAM SERAT ANGGER SADASA (SUATU KAJIAN FILOLOGIS)
Oleh :
Kikan You One Melany - B0122046 - Fak. Ilmu Budaya
Kikan You One Melany. B0122046. 2026. Peraturan Perundang-Undangan dalam Sêrat Anggêr Sadasa (Suatu Kajian Filologis). Skripsi: Program Studi Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta.Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana teks Sêrat Anggêr Sadasa PB C.58 yang bersih dari kesalahan sesuai langkah dan cara kerja filologi? dan (2) Bagaimana mekanisme penanganan kasus dan sanksi yang diberikan di dalam Sêrat Anggêr Sadasa PB C.58?Tujuan penelitian ini mencakup dua hal, yaitu: (1) Menyajikan teks Sêrat Anggêr Sadasa PB C.58 yang otentik dan jauh dari kesalahan melalui kajian filologi, dan (2) Mendeskripsikan isi teks mengenai mekanisme penanganan kasus serta sanksi hukum yang terdapat dalam Sêrat Anggêr Sadasa PB C.58.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan filologi. Data penelitian ini berupa teks Sêrat Anggêr Sadasa yang terdapat dalam bendel naskah Sêrat Anggêr-Anggêr koleksi Museum Sonobudoyo Yogyakarta dengan nomor katalog PB C.58. Selain itu, data juga berupa penanganan kasus dan sanksinya dalam teks Sêrat Anggêr Sadasa.Metode pengumpulan data dilakukan dengan (1) penelusuran terhadap teks, (2)pembacaan secara langsung, (3) alih aksara atau transliterasi. Sedangkan pengumpulan data terhadap isi teks menggunakan teknik content analysis. Analisis data dilakukan melalui tahap deskripsi naskah, kritik teks, penyuntingan teks, terjemahan teks, aparat kritik, serta analisis isi menggunakan menggunakan analisis model interaktif yaitu interaksi antara reduksi data, sajian data, penarikan kesimpulan. Simpulan penelitian ini adalah: (1) Kajian filologi Dalam teks Sêrat Anggêr Sadasa ditemukan 12 varian, yang terdiri dari substitusi berjumlah 5 varian, adisi 3 varian, lakuna 2 varian, transposisi berjumlaj 1 varian, ketidakkonsistenan 1 varian. varian tersebut telah dibetulkan dengan pertimbangan linguistik, ejaan, dan konteks isi. Teks yang sudah dibetulkan dan disunting dengan metode standar. Sehingga meenghasilkan teks Sêrat Anggêr Sadasa yang bersih dari kesalahan(2) Kajian isi menunjukkan bahwa naskah teks Sêrat Anggêr Sadasa mengandung penanganan kasus dan sanksinya. Penanganan terhadap kasus-kasus tersebut meliputi pelaporan kepada pengadilan, pemberhentian jabatan, pemeriksaan perkara oleh pengadilan. Kemudian diberi denda maupun hukuman.