Abstrak


Pengaruh Intensitas Penggunaan Generative AI dan Kemampuan Efikasi Diri Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Pemrograman Siswa


Oleh :
Septian Dwi Cahyo Nugroho - K3522078 - Fak. KIP

Kemampuan pemecahan masalah pemrograman menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki siswa dalam menghadapi perkembangan teknologi digital. Kemampuan pemecahan masalah pemrograman dipengaruhi oleh faktor internal siswa berupa efikasi diri dan perkembangan Generative Artificial Intelligence (Generative AI) yang memberikan peluang dalam membantu siswa memahami materi, memberikan contoh kode program, serta menemukan solusi pemrograman secara lebih cepat dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas penggunaan Generative AI dan efikasi diri terhadap kemampuan pemecahan masalah pemrograman siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan ex post facto. Sampel penelitian berjumlah 32 siswa yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner intensitas penggunaan Generative AI, kuesioner efikasi diri, dan tes kemampuan pemecahan masalah pemrograman. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji prasyarat analisis yang terdiri dari uji normalitas, uji linearitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas, serta analisis regresi linear berganda dengan uji t (parsial) dan uji F (simultan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan Generative AI tidak berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah pemrograman siswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,152 (> 0,05). Efikasi diri berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah pemrograman siswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,013 (< 0,05). Selain itu, intensitas penggunaan Generative AI dan efikasi diri secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah pemrograman siswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,044 (< 0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah pemrograman siswa dipengaruhi oleh kombinasi antara pemanfaatan Generative AI dan faktor internal siswa berupa efikasi diri. Penggunaan Generative AI akan lebih optimal apabila didukung oleh keyakinan diri siswa dalam memahami dan menyelesaikan permasalahan pemrograman secara mandiri.