Abstrak
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN HISTORICAL JURISPRUDENTIAL INQUIRY (HJI) UNTUK MENINGKATKAN GOOD CITIZENSHIP SISWA SMA
Oleh :
Sarilan - T871908003 - Fak. KIP
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan hasil
analisis kebutuhan pengembangan Model Pembelajaran Sejarah Berbasis Inkuiri
Yurisprudensi untuk meningkatkan good citizenship siswa SMA, (2) mengembangkan
prototipe dan menguji kelayakan Model Pembelajaran Historical Jurisprudential
Inquiry (HJI) pada pembelajaran sejarah, dan (3) menganalisis keefektifan Model
Pembelajaran Historical Jurisprudential Inquiry (HJI) dalam meningkatkan good
citizenship siswa SMA.Penelitian ini menggunakan metode Research and Development
(R&D) dengan mengadaptasi model pengembangan Plomp (1997) sebagai kerangka
utama penelitian. Model pengembangan Plomp terdiri dari tahap pendahuluan
(problem analysis), tahap pengembangan model (design dan
realization/construction), tahap pengujian model, dan tahap evaluasi
(implementation dan evaluation). Pengembangan Model Pembelajaran Historical
Jurisprudential Inquiry (HJI) dilakukan melalui validasi ahli, uji coba
praktisi, dan uji coba peserta didik. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1
Karanganyar dan SMA Negeri 1 Sragen dengan subjek penelitian peserta didik
kelas XI SMA. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket,
dokumentasi, dan tes good citizenship. Analisis data dilakukan secara
deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Uji efektivitas model dilakukan
menggunakan Independent Sample t-Test setelah memenuhi uji prasyarat normalitas
dan homogenitas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Karakteristik
pembelajaran sejarah yang digunakan guru di SMA Negeri 1 Karanganyar dan SMA
Negeri 1 Sragen pada umumnya telah memuat aktivitas diskusi dan inquiry, namun
pelaksanaannya masih belum terstruktur untuk mengembangkan good citizenship
peserta didik secara optimal. Guru membutuhkan model pembelajaran sejarah yang
bersifat reflektif, dialogis, partisipatif, dan berbasis inquiry
sosial-historis untuk mengembangkan good citizenship peserta didik. (2) Hasil penelitian
menunjukkan bahwa model dan perangkat pembelajaran berada pada kategori valid
dan layak digunakan dalam pembelajaran sejarah SMA. (3) Hasil uji efektivitas menunjukkan
bahwa Model Pembelajaran Historical Jurisprudential Inquiry (HJI) efektif dalam
meningkatkan good citizenship siswa SMA. Hal ini ditunjukkan oleh hasil Independent
Sample t-Test dengan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,002 pada SMA Negeri
1 Karanganyar dan 0,001 pada SMA Negeri 1 Sragen (p < 0,05). Selain itu,
nilai mean difference sebesar 10,19 pada SMA Negeri 1 Karanganyar dan 10,37
pada SMA Negeri 1 Sragen menunjukkan adanya perbedaan good citizenship yang
signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah penerapan Model
Pembelajaran Historical Jurisprudential Inquiry (HJI)