Abstrak
Implikasi Penurunan Dana Desa terhadap Program Kerja Pemerintah Desa Tuban Kabupaten Karanganyar
Oleh :
Edgar Dafa Septiano - V1423085 - Sekolah Vokasi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi penurunan alokasi Dana Desa terhadap realisasi program kerja Pemerintah Desa Tuban, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, serta menganalisis strategi adaptasi yang dilakukan sebagai respons atas penurunan tersebut. Langkah penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen APBDes dan RPD tahun anggaran 2025 dan 2026. Hasil penelitian menunjukkan penurunan Dana Desa sebesar 68,42% dari Rp1.182.688.000,00 menjadi Rp373.456.000,00 mengakibatkan Belanja Modal terpotong 92,62%, pembangunan Gedung Serbaguna tertunda, seluruh proyek jalan dihilangkan, serta penerima BLT berkurang 61,70% dari 47 KPM menjadi 18 KPM. Kesimpulan penelitian ini adalah penurunan menimbulkan tiga pola perubahan program: pengurangan cakupan, penundaan program, dan pengurangan penerima manfaat; dengan empat strategi adaptasi yang diterapkan, yaitu prioritisasi ketat program kerja, musyawarah desa dalam pemilihan penerima manfaat, realokasi dan penghematan biaya operasional, serta pencarian alternatif pendanaan. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti memberikan saran agar pemerintah desa menyusun aturan tertulis efisiensi belanja, memperbarui data kemiskinan melalui Musyawarah Dusun tahunan, dan segera menyusun Peraturan Desa tentang pengelolaan sewa aset lokal guna membangun kemandirian fiskal desa.