Abstrak
EVALUASI KUAT TEKAN DAN SERAPAN AIR PAVING BLOCK BERBAHAN SERBUK KACA DENGAN AIR LAUT SEBAGAI MIXING WATER
Oleh :
Naradipa Widigda - V4223082 - Sekolah Vokasi
Kawasan pantai di Indonesia menghadapi dua masalah yang saling terkait,
yaitu kurangnya akses terhadap air bersih dan penumpukan limbah kaca yang sulit
terurai secara alami. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen untuk
menganalisis dampak penggantian serbuk kaca sebagai agregat halus dengan variasi
0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% terhadap kekuatan tekan dan daya serap air pada
paving block yang dibuat menggunakan air laut sintetis mengacu pada standar
ASTM D1141-98 sebagai pengganti air bersih. Sebanyak 20 buah paving block
dibuat sebagai benda uji pada penelitian ini, dengan masing-masing variasi
menggunakan 4 buah sampel. Rasio campuran semen dan pasir yang diterapkan
adalah 1:3 dengan ukuran benda uji 20 cm × 10 cm × 6 cm, dan pengujian dilakukan
setelah benda uji berumur 28 hari. Parameter yang dianalisis mencakup kekuatan
tekan dan daya serap air, yang kemudian dibandingkan dengan standar kualitas SNI
03-0691-1996.
Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, penambahan serbuk kaca
memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan nilai kuat tekan paving
block. Selain itu, hasil pengujian daya serap air menunjukkan bahwa penambahan
serbuk kaca terbukti dapat menurunkan tingkat penyerapan air paving block.
Variasi yang paling optimal ditemukan pada substitusi serbuk kaca 15% (K3)
dengan kekuatan tekan rata-rata 19,31 MPa dan daya serap air 1,68%. Pada variasi
20% (K4), kekuatan tekan turun menjadi 10,97 MPa dan daya serap air meningkat
kembali menjadi 3,97 %, menunjukkan adanya batas optimal dalam penggunaan
serbuk kaca. Semua variasi yang menggunakan serbuk kaca memenuhi kriteria
kualitas minimal SNI 03-0691-1996, yang membuktikan bahwa kombinasi serbuk
kaca dan air laut dapat menjadi solusi konstruksi yang praktis bagi masyarakat yang
tinggal di sekitar pesisir.