Abstrak
ANALISIS PENGARUH BOBOT AWAL YANG BERBEDA TERHADAP PRODUKSI NON KARKAS PADA PENGGEMUKAN PERANAKAN DOMBA EKOR GEMUK JANTAN
Oleh :
Chamilia Dwi Zulfaningtyas - H0522045 - Fak. Peternakan
Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui bobot awal yang berbeda terhadap produksi non karkas pada
penggemukan peranakan domba ekor gemuk jantan. Penelitian ini dilaksanakan pada
bulan Juni sampai Oktober 2025 di Hartono Farm, Kabupaten Sukoharjo, dan
pengambilan data di Jatikuwung, Experimental Farm, Fakultas Peternakan,
Universitas Sebelas Maret Surakarta, Desa Jatikuwung, Kecamatan Gondangrejo,
Kabupaten Karanganyar. Materi penelitian meliputi 15 ekor domba jantan dibagi
dalam tiga perlakuan bobot awal, yaitu P1 (20,32±0,67 kg), P2 (26,38±1,13 kg),
dan P3 (30,02±2,02 kg). Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap
(RAL), dengan 3 perlakuan dan 5 ulangan. Data dianalisis menggunakan Analysis
of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range
Test (DMRT), jika terdapat perbedaan antar perlakuan. Hasil analisis
variansi menunjukkan persentase non karkas dan persentase lemak non karkas berpangaruh
tidak nyata (P>0,05), kecuali pada persentase non karkas eksterior.
Penggemukan dengan awal bobot yang berbeda memiliki nilai rata rata secara
berturut yaitu persentase non karkas 47,60±3,92%, 48,97±2,18%, 49,33±1,02%,
persentase lemak non karkas 15,66±3.32%, 21,50±5.27%, 12, 49±9.62%, persentase non karkas eksterior 48,83±1,80ab%, 46,33±1,31b%,
50,43±1,25a%, dan pendapatan non karkas Rp. 411.333, Rp. 438.910,
Rp. 567.600. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Berdasarkan hasil penelitian dapat
disimpulkan bahwa domba yang digemukkan dengan berat awal P3 dihasilkan
nonkarkas eksterior yang lebih tinggi daripada P2 dimana P1 dan P2 dihasilkan
nonkarkas yang sama, perbedaan berat awal dihasilkan non karkas dan lemak non
karkas yang sama. Keuntungan yang tertinggi diperoleh pada domba dengan berat
awal P3.