Abstrak
Pengaruh Makroekonomi Dan Profitabilitas Perusahaan Terhadap Harga Saham Blue Chip Perbankan Pada Bursa Efek Indonesia Periode 2014 - 2024
Oleh :
Ahmad Nirwana - F0122010 - Fak. Ekonomi dan Bisnis
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suku bunga, nilai tukar, inflasi, Produk Domestik Bruto (PDB), dan Return On Assets (ROA) terhadap harga saham blue chip perbankan di Bursa Efek Indonesia periode 2014–2024. Variabel ROA dipilih sebagai proksi profitabilitas karena ROA mengukur efisiensi manajemen perbankan dalam menghasilkan laba dari keseluruhan aset, sehingga lebih menyeluruh dan komparabel antar bank dibandingkan rasio internal lain seperti NPL (mengukur risiko kredit), CAR (mengukur kecukupan modal), NIM (mengukur selisih bunga), maupun LDR (mengukur likuiditas). Di samping itu, ROA secara empiris terbukti paling konsisten merespons sinyal pasar saham berdasarkan Signaling Theory. Objek penelitian ini terdiri dari empat bank blue chip (BBCA, BBRI, BMRI, BBNI) dengan total 528 observasi bulanan. Metode analisis yang digunakan adalah Error Correction Model (ECM) dengan pendekatan dua tahap Engle-Granger.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang nilai tukar berpengaruh negatif dan signifikan, sedangkan PDB dan ROA berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Suku bunga dan inflasi tidak berpengaruh signifikan dalam jangka panjang. Dalam jangka pendek, hanya perubahan nilai tukar yang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham. Koefisien Error Correction Term atau ECT(-1) adalah sebesar -0,051076 dengan probabilitas 0,0001 yang menunjukkan mekanisme penyesuaian harga saham menuju keseimbangan jangka panjang sebesar 5,11% per bulan. Implikasi kebijakan diarahkan pada stabilisasi nilai tukar, peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB), dan peningkatan kualitas profitabilitas perbankan untuk menjaga harga saham blue chip perbankan.