Abstrak


PENGARUH APLIKASI KAOLIN KALSINASI TERHADAP INTENSITAS SERANGAN SPODOPTERA FRUGIPERDA DAN PERTUMBUHAN SERTA HASIL JAGUNG (Zea mays L.)


Oleh :
Miya Ramadan - H0722098 - Fak. Pertanian

Jagung merupakan komoditas penting di Indonesia, namun produksinya masih terkendala oleh serangan Spodoptera frugiperda. Salah satu alternatif pengendalian hama yang ramah lingkungan adalah penggunaan kaolin kalsinasi sebagai penghalang fisik terhadap hama serangga, yang juga berpotensi mendukung pertumbuhan dan hasil tanaman jagung. Penelitian ini bertujuan untuk menanamkan pengaruh kaolin kalsinasi terhadap populasi larva, intensitas serangan, pertumbuhan, dan hasil jagung. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli hingga November 2025 di Desa Pokak, Klaten, Jawa Tengah, Indonesia, menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan pola petak terbagi (Split plot) yang disusun secara faktorial dengan dua faktor, yaitu frekuensi aplikasi (satu kali setiap minggu, satu kali setiap dua minggu, dan satu kali setiap empat minggu) serta dosis kaolin (0, 5, 7,5, dan 10 kg/ha, serta perlakuan insektisida). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi frekuensi aplikasi 1 kali per minggu dengan dosis kaolin 10 kg/ha mampu menekan intensitas serangan larva menjadi 7,11% pada 6 MST. Perlakuan dosis kaolin 10 kg/ha mampu menekan populasi larva menjadi 0,35 ekor per tanaman pada 6 MST, sedangkan frekuensi aplikasi 1 kali per minggu mampu menekan populasi larva menjadi 0,17 ekor per tanaman pada 5 MST. Frekuensi aplikasi dan dosis kaolin tidak memberikan pengaruh nyata terhadap komponen pertumbuhan maupun hasil tanaman jagung