Abstrak


Dinamika Respons Masyarakat Jepang Terhadap Pekerja Migran Indonesia Tahun 2020-2024


Oleh :
Cantika Angeliana Sherly Margaretta - D0422017 - Fak. ISIP

Krisis demografi di Jepang telah membuka peluang besar masuknya tenaga kerja asing dari berbagai negara. Indonesia merupakan salah satu negara yang turut berkontribusi mengirimkan peserta pekerja migran di Jepang. Secara umum, Pekerja Migran Indonesia (PMI) dikenal memiliki etos kerja tinggi dan disiplin. Namun, peningkatan kasus kriminal oleh sebagian kecil dari mereka mulai memicu perhatian publik. Data tahun 2020, menunjukkan bahwa PMI menyumbang sekitar 2,0% dari total kasus kejahatan yang melibatkan tenaga kerja asing di Jepang. Meski jumlahnya kecil, setiap kasus menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat. Berkaitan dengan isu tersebut, pemberitaan negatif cenderung membentuk persepsi kolektif yang menggeneralisasi seluruh komunitas PMI. Pendekatan fenomenologi digunakan untuk memahami pengalaman subjektif narasumber terkait fenomena sosial tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis bagaimana kasus kejahatan yang dilakukan oleh pekerja migran dari Indonesia berdampak pada respons masyarakat Jepang. Penelitian ini juga mengkaji persepsi masyarakat Jepang terhadap komunitas PMI secara keseluruhan setelah insiden tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner terbuka kepada narasumber. Untuk data sekunder meliputi buku, artikel jurnal, berita media massa, laporan resmi, dan sumber lainnya yang relevan untuk menunjang penelitian. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data oleh Miles dan Huberman, yang meliputi pengumpulan data, penyajian data, kondensasi data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam kajian hubungan internasional, khususnya terkait interaksi antara masyarakat lokal dengan komunitas migran. Hasil temuan dari penelitian ini adalah respon masyarakat Jepang terhadap PMI pada periode 2020–2024 bersifat dinamis. Respons ini menjadi wujud dari hasil negosiasi berkelanjutan antara pengalaman konkret (termasuk dampak oknum bermasalah) dan norma harmoni sosial Jepang, sehingga penerimaan terhadap PMI bersifat prosesual dan kondisional, bukan otomatis.