Abstrak
Interjeksi lan Nilai Pendhidhikan Sajroning Naskah Sandiwara Tamu Nyalawadi Dening Budi Waluyo sarta Gayutanipun Kanggo Materi Ajar Basa Jawa ing SMA
Oleh :
Putri Wiji Lestari - K4222063 - Fak. KIP
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk interjeksi, (2) nilai-nilai
pendidikan, dan (3) relevansi hasil penelitian sebagai materi ajar Bahasa Jawa di
SMA dalam naskah sandiwara Tamu Nyalawadi karya Budi Waluyo. Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kata, frasa, dan
kalimat yang mengandung interjeksi serta nilai pendidikan dalam naskah
sandiwara. Sumber data diperoleh dari naskah sandiwara, didukung oleh buku,
jurnal, kurikulum, dan wawancara dengan ahli bahasa, guru Bahasa Jawa, serta
siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan analisis dokumen dan wawancara,
sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan uji
keabsahan melalui triangulasi teori dan triangulasi sumber. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa dalam naskah sandiwara Tamu Nyalawadi ditemukan 129
data interjeksi yang terdiri atas delapan jenis, yaitu interjeksi kekesalan,
kekaguman, kesyukuran, keheranan, kekagetan, ajakan, panggilan, dan simpulan.
Interjeksi keheranan merupakan jenis yang paling banyak ditemukan. Selain itu,
ditemukan empat nilai pendidikan, yaitu nilai religius, moral, sosial, dan budaya.
Nilai sosial sebagai nilai yang paling banyak ditemukan. Berdasarkan hasil
analisis dan wawancara, naskah sandiwara Tamu Nyalawadi layak digunakan
sebagai materi ajar Bahasa Jawa di SMA karena menggunakan bahasa yang
mudah dipahami, mengandung berbagai interjeksi yang mendukung pembelajaran
kebahasaan, serta memuat nilai-nilai pendidikan yang relevan dengan
pembentukan karakter siswa.