Abstrak
KAJIAN TERJEMAHAN BERUNTUN MODALITAS PADA SUBTITLE FILM THE JOURNEY (2021) KARYA KOBUN SHIZUNO: PENDEKATAN LINGUISTIK SISTEMIK FUNGSIONAL
Oleh :
Widya Nur Azizah - B0522078 - Fak. Ilmu Budaya
Widya Nur Azizah. 2026. Kajian Terjemahan Beruntun Modalitas pada Subtitle Film The Journey (2021) Karya Kobun Shizuno: Pendekatan Linguistik Sistemik Fungsional. Skripsi Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret.Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan jenis dan bentuk modalitas dalam terjemahan beruntun Arab-Inggris dan Inggris-Indonesia pada subtitle film The Journey (2021); (2) menjelaskan teknik penerjemahan yang digunakan dalam pengalihan modalitas; (3) menganalisis pergeseran jenis dan bentuk modalitas akibat perbedaan sistem kebahasaan; serta (4) mengkaji orientasi metode dan ideologi penerjemahan yang memengaruhi hasil terjemahan.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan landasan teori Linguistik Sistemik Fungsional (LSF) Halliday untuk menganalisis makna interpersonal melalui sistem modalitas. Analisis teknik penerjemahan mengacu pada Molina dan Albir, teori pergeseran pada Catford, serta metode dan ideologi penerjemahan pada Venuti. Data penelitian berupa dialog film The Journey (2021) dalam bahasa Arab sebagai bahasa sumber, serta subtitle bahasa Inggris dan bahasa Indonesia sebagai bahasa sasaran. Data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat, kemudian dianalisis menggunakan metode padan dan metode agih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerjemahan beruntun menimbulkan variasi jenis dan bentuk realisasi modalitas akibat perbedaan sistem gramatikal bahasa Arab, Inggris, dan Indonesia. Pergeseran terjadi pada bentuk realisasi modalitas, tingkat kekuatan makna interpersonal, serta strategi penyampaian sikap pembicara yang meliputi probabilitas, kewajiban, kemauan, dan kemampuan. Berbagai teknik penerjemahan digunakan untuk menyesuaikan keterbatasan ruang subtitle dan kebutuhan komunikasi audiovisual sehingga menghasilkan terjemahan yang komunikatif dan berterima.Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pergeseran modalitas dalam penerjemahan beruntun merupakan hasil interaksi antara sistem kebahasaan, teknik penerjemahan, dan orientasi ideologis penerjemah. Penerjemahan tidak hanya memindahkan bentuk linguistik, tetapi juga menegosiasikan makna interpersonal agar pesan religius dan moral film tetap tersampaikan secara efektif dalam konteks lintas bahasa.