Abstrak


Model Pendampingan Peer Support Biopsikososiospiritual dan Kultural terhadap Kualitas Hidup dan Internalisasi Stigma Penderita HIV Kelompok LSL di Surakarta


Oleh :
Endah Sri Wahyuni - T512202001 - Fak. Kedokteran

Human Immunodeficiency Virus (HIV) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, khususnya pada kelompok laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki (LSL) yang menghadapi stigma berlapis dan berdampak pada kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi model pendampingan peer support biopsikososiospiritual dan kultural untuk meningkatkan kualitas hidup dan menurunkan internalisasi stigma pada ODHIV kelompok LSL di Surakarta. Penelitian menggunakan mixed methods dengan desain exploratory sequential melalui tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Tahap kualitatif melibatkan 15 partisipan melalui in-depth interview, focus group discussion, dan observasi. Hasil tahap ini menjadi dasar pengembangan model yang mengintegrasikan teori Information–Motivation–Behavioral Skills dan filosofi Sangkan Paraning Dumadi. Tahap kuantitatif menggunakan desain quasi-experimental pretest–posttest with control group pada 120 responden, terdiri atas 60 kelompok intervensi dan 60 kelompok kontrol. Intervensi pendampingan dilaksanakan selama empat minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pendampingan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan, motivasi, perilaku pencegahan, dan kualitas hidup serta penurunan internalisasi stigma (p<0,05), sedangkan peningkatan kepatuhan terapi antiretroviral belum menunjukkan perbedaan yang signifikan antar kelompok. Model pendampingan peer support biopsikososiospiritual dan kultural berpotensi menjadi pendekatan pendampingan yang kontekstual dan komprehensif bagi ODHIV kelompok LSL.