Abstrak


Perbedaan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi dan Komunikasi Ilmiah Siswa melalui Model MAS BOWO dan Discovery Learning pada Materi Sistem Indra


Oleh :
Alvi Umayah - K4322014 - Fak. KIP

Alvi Umayah K4322014. Pembimbing : Dr. Bowo Sugiharto, S.Pd., M.Pd. PERBEDAAN KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI DAN KOMUNIKASI ILMIAH SISWA MELALUI MODEL MAS BOWO DAN DISCOVERY LEARNING PADA MATERI SISTEM INDRA. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2026. Kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) dan komunikasi ilmiah merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran biologi karena peserta didik tidak hanya dituntut untuk memahami konsep, tetapi juga mampu menganalisis informasi, memecahkan masalah, dan mengomunikasikan hasil pemikirannya secara ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) dan komunikasi ilmiah siswa kelas XI SMAN 4 Surakarta secara simultan maupun parsial melalui penerapan model MAS BOWO dan Discovery Learning pada materi sistem indra. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen (non-equivalent group pretest–posttest). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMAN 4 Surakarta, dengan sampel sebanyak dua kelas yang diambil menggunakan cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis HOTS, lembar penilaian komunikasi ilmiah, dan lembar observasi keterlaksanaan sintaks. Data mentah pretest dan posttest kemampuan HOTS diubah menjadi nilai logit melalui software Ministep versi 5.11.0 untuk memperoleh ukuran kemampuan peserta didik pada skala pengukuran yang lebih linear sehingga memungkinkan perbandingan kemampuan secara lebih akurat. Karena data tidak memenuhi asumsi prasyarat normalitas dan homogenitas, dilakukan uji statistik nonparametrik PERMANOVA untuk menganalisis perbedaan secara simultan dan uji Mann–Whitney untuk menganalisis perbedaan secara parsial. Hasil uji PERMANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kemampuan HOTS dan komunikasi ilmiah siswa secara simultan pada kelas MAS BOWO dan Discovery Learning (p = 0,001; R² = 0,424), yang menunjukkan bahwa model pembelajaran menjelaskan 42,4% variasi gabungan kedua variabel. Secara parsial, kemampuan HOTS menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan ukuran efek sangat besar (p < 0,001; RBC = 1,000), sedangkan kemampuan komunikasi ilmiah juga menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan ukuran efek sedang (p = 0,015; RBC = 0,332).