Tujuan penelitian ini adalah menentukan panjang kritis pada serat ijuk, serat kenaf, serat nanas, serat rami, dan serat sabut kelapa dengan perlakuan perendaman NaOH. Penelitian ini dimaksudkan untuk menentukan pengaruh perlakuan perendaman NaOH terhadap panjang kritis serat.
Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif eksperimental. Variabel bebas pada penelitian ini yaitu serat ijuk, serat kenaf, serat nanas, serat rami, dan serat sabut kelapa dengan variabel terikatnya adalah panjang kritis serat. Untuk mencari panjang kritis serat menggunakan dua pengujian yaitu pengujian tarik serat tunggal dan single fibre pull out. Data yang didapatkan dari hasil pengujian selanjutnya dilakukan analisis menggunakan persamaan rumus untuk menentukan panjang kritis serat. Teknik analisis data dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan panjang kritis serat ijuk, serat kenaf, serat rami, dan serat sabut kelapa dengan perlakuan perendaman NaOH adalah lebih pendek dibandingkan panjang kritis serat tanpa perlakuan perendaman NaOH. Serat rami memiliki panjang kritis serat yang paling pendek. Panjang kritis pada serat dengan perlakuan NaOH masing-masing yaitu serat ijuk 4.6 mm, kenaf 5.4 mm, nanas 3.6 mm, rami 2.2 mm, dan sabut kelapa 3.0 mm.
Kata kunci: serat alam, panjang kritis serat, perlakuan NaOH