Abstrak
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY. N
UMUR 28 TAHUN DI PUSKESMAS
SANGKRAH SURAKARTA
Oleh :
Sawitri Berlian Wisnuwardani Poerboyoerinto - V4323044 - Sekolah Vokasi
ABSTRAKSawitri Berlian Wisnuwardani Poerboyoerinto. V4323044. 2026. ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY. N UMUR 28 TAHUN DI PUSKESMAS SANGKRAH SURAKARTA. Program Studi DIII Kebidanan Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret.Ruang lingkup: Asuhan kebidanan secara Continuity of Care (COC) diberikan kepada Ny. N selama masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir (neonatus), dan keluarga berencana. Pelaksanaan: Asuhan kehamilan diberikan sesuai dengan standar pelayanan kebidanan. Persalinan dilakukan melalui Sectio Caesarea atas indikasi lilitan tali pusat (nuchal cord) dan segmen bawah uterus yang tipis (<2,3mm). Asuhan masa nifas dan neonatal menunjukkan kondisi ibu dan bayi dalam batas normal. Pelayanan keluarga berencana dilakukan melalui konseling kontrasepsi serta pemilihan metode kontrasepsi sesuai kebutuhan klien. Evaluasi: Asuhan kehamilan telah dilaksanakan sesuai dengan standar pelayanan antenatal 12T. Persalinan melalui Sectio Caesarea berlangsung tanpa komplikasi. Asuhan nifas diberikan melalui empat kali kunjungan, sedangkan asuhan neonatal dilakukan melalui tiga kali kunjungan. Pada pelayanan keluarga berencana, ibu memilih kondom sebagai metode kontrasepsi. Simpulan dan saran: Tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan praktik dalam pemberian asuhan kebidanan pada masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatal, dan keluarga berencana. Ibu disarankan untuk mempertimbangkan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang nonhormonal, seperti Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR/IUD), sebagai pilihan kontrasepsi yang lebih efektif. Kata Kunci: Continuity of Care (COC), Sectio Caesarea, lilitan tali pusat, kondom