Abstrak
Analisis Implementasi Metode Covert Selling dalam Penjualan Produk Asuransi oleh Agen PT Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967 Cabang Solo
Oleh :
Wanda Alifah Kurniawati - V1723078 - Sekolah Vokasi
Tugas Akhir ini berjudul “Analisis Implementasi
Metode Covert Selling dalam Penjualan Produk Asuransi oleh Agen PT
Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967 Cabang Solo”. Penelitian ini
dilatarbelakangi oleh pentingnya strategi pemasaran yang mampu membangun kepercayaan
calon nasabah dalam industri asuransi, salah satunya melalui metode covert
selling yang mengutamakan komunikasi, edukasi, dan pembangunan hubungan
sebelum menawarkan poduk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk
dan mekanisme pemasaran produk asuransi yang dilakukan agen, mengkaji
kesesuaian dengan konsep covert selling, mengidentifikasi bentuk praktik
penerapan metode covert selling serta peluang, tantangan, dan
keunggulannya dalam kegiatan pemasaran produk asuransi. Penelitian ini menggunakan
metode deskriptif kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah
deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi,
wawancara, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles
dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agen memasarkan produk
asuransi melalui tahapan pemetaan pasar, pencarian calon nasabah, pendekatan
personal, penggalian kebutuhan, penawaran produk, hingga pemeliharaan hubungan
pasca penjualan. Praktik penjualan tersebut memiliki kesesuaian dengan konsep covert
selling pada aspek komunikasi, pendekatan, dan pembangunan hubungan jangka
panjang. Bentuk praktik penerapan covert selling meliputi word of
mouth, storytelling, dan relationship-based selling. Selain itu,
metode covert selling memiliki peluang untuk diterapkan dalam pemasaran
produk asuransi karena membangun kepercayaan dan hubungan jangka panjang dengan
nasabah serta didukung oleh perkembangan pemasaran digital, namun penerapannya
masih menghadapi tantangan berupa rendahnya literasi asuransi masyarakat,
kondisi ekonomi calon nasabah, risiko kesalahpahaman pesan, dan persaingan
antarperusahaan asuransi.