Abstrak


Hambatan Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Mandiri Di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III Jakarta


Oleh :
Alisa Nurhaziza - D0122008 - Fak. ISIP

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan implementasi Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Mandiri di LLDIKTI Wilayah III. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan informan menggunakan teknik purposive sampling yaitu Tim Kerja Belmawa LLDIKTI, dosen, dan mahasiswa, serta studi dokumentasi. Validitas Data dilakukan dengan triangulasi sumber dan analisis meliputi proses pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LLDIKTI Wilayah III mengalami hambatan yaitu besarnya beban tanggung jawab fasilitasi dengan perguruan tinggi dibawah naungannya. Pada karakteristik masalah, hambatan muncul karena rumitnya proses konversi SKS, beragamnya bentuk perguruan tinggi swasta seperti universitas, politeknik, akademi, institut, dan sekolah tinggi, jumlah sasaran yang terlalu banyak dibanding kapasitas tim pelaksana, serta tuntutan perubahan pola pembelajaran dari cara konvensional ke pola baru yang harus dilakukan secara bersamaan. Pada kemampuan kebijakan, hambatan terlihat dari belum sejalannya tujuan kebijakan yang sudah dirancang dengan baik dengan kemampuan nyata untuk melaksanakannya di lapangan, karena keterbatasan SDM dan anggaran, koordinasi yang masih berjalan satu arah, serta belum adanya cara khusus untuk menjalin kerja sama dengan pihak luar. Pada faktor lingkungan, hambatan disebabkan oleh anggaran dan teknologi yang masih terbatas dan belum merata, sosialisasi yang belum menjangkau semua pihak, serta komitmen yang sudah diperkuat melalui Surat Keputusan Kepala LLDIKTI Wilayah III namun belum diimbangi dengan kesiapan SDM yang ada.