Abstrak
Formulasi dan Karakterisasi Minuman Kopi Ready-to-Drink (RTD) Berbahan Dasar Whey Protein Hasil Samping Pengolahan Keju dengan Pemanis Gula Pasir dan Brown Sugar
Oleh :
Marsheila Retno Prabanindya - H0922065 - Fak. Pertanian
Pengembangan whey hasil samping pengolahan
keju yang kaya protein, laktosa, vitamin, dan mineral berpotensi menjadi
minuman fungsional. Namun, whey
memiliki aroma dan rasa khas yang kurang
disukai konsumen sehingga membatasi pemanfaatannya sebagai minuman siap
konsumsi. Penambahan kopi dipilih karena
karakteristik aroma sangrai,
caramel, nutty, dan chocolate yang mampu menutupi aroma whey untuk meningkatkan penerimaan sensori produk. Selain berperan dalam
perbaikan cita rasa, kopi juga mengandung senyawa fenolik dan antioksidan yang
berpotensi meningkatkan nilai fungsional minuman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik, kimia,
dan sensoris dari bahan baku dan produk minuman kopi ready-to-drink (RTD) berbahan dasar whey protein hasil samping
pengolahan keju dengan pemanis gula pasir dan brown sugar. Penelitian
menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor berupa variasi konsentrasi
bubuk kopi instan (1%, 2%, dan 3%) dengan jenis pemanis gula pasir atau brown sugar (4,5%, 3,5%, dan 2,5%) yang dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf signifikansi 5%, sedangkan data
emo-sensoris dan persepsi kolatif menggunakan Correspondence Analysis (CA)
dengan bantuan perangkat lunak XLSTAT. Parameter fisik dan kimia yang
dianalisis meliputi warna
L*, a*, b*, indeks sedimentasi dan kriming, pH, protein, fenol dan flavonoid, serta
aktivitas antioksidan DPPH (2,2-Diphenyl-1-picrylhydrazyl) dan FRAP (Ferric Reducing Antioxidant Power). Selain itu dilakukan
karakteristik sensori berupa uji hedonik, emo-sensoris, serta persepsi kolatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan
konsentrasi bubuk kopi instan menghasilkan warna cokelat yang semakin gelap
dengan kecenderungan warna merah dan kuning yang lebih tinggi, serta
meningkatkan kadar senyawa fenolik dan aktivitas antioksidan. Penggunaan whey sebagai bahan dasar minuman menghasilkan kadar protein yang lebih
tinggi dibandingkan minuman kopi ready-to-drink (RTD) yang umumnya menggunakan air sebagai
pelarut. Sementara itu, penggunaan pemanis brown sugar yang mengandung
molase memberikan karakter warna cokelat dan cita rasa khas karamel sehingga
meningkatkan penerimaan sensori produk dibandingkan penggunaan gula pasir.