Abstrak
Pengaruh Penambahan Flash Graphene Berbasis Biochar Cangkang Kelapa Sawit dan Tongkol Jagung terhadap Serapan Air dan Kuat Tekan Mortar Semen
Oleh :
Rahmad Dwi Musthofa - I0122155 - Fak. Teknik
Mortar semen merupakan material
berbasis semen yang banyak digunakan sebagai bahan perekat, pengisi celah
retak, dan finishing pada dinding. Salah satu upaya dalam meningkatkan
kualitas kinerja mortar adalah dengan menambahkan bahan tambah pada campurannya
seperti nanomaterial berbasis karbon, salah satunya flash graphene. Penelitian
ini mengamati perubahan workability, serapan air, dan kuat tekan pada
mortar semen dengan menambahkan flash graphene hasil sintesis dari palm
kernel shell dan corn cob.Penelitian ini bersifat
eksperimental di laboratorium dengan menambahkan kadar flash graphene sebesar
0%; 0,1%; 0,2%; dan 0,3% dari berat semen. Material palm kernel shell dan
corn cob disintesiskan menjadi flash graphene dengan metode flash
joule heating dan kemudian dilakukan dispersi menggunakan aquades, polyvinylpyrrolidone,
dan metode high-speed shear sebelum dicampurkan ke dalam mortar.
Pengujian mortar segar dilakukan melalui flow test setelah proses
pencampuran, sedangkan pengujian mortar keras meliputi serapan air pada usia 28
hari, dan kuat tekan pada umur 7, 14, dan 28 hari menggunakan benda uji kubus
ukuran 50 × 50 × 50 mm.
Hasil penelitian menunjukkan
penurunan nilai flow mortar segar dari 148,8 mm pada mortar kontrol
menjadi 102,5 mm dan 105,0 mm pada penambahan 0,3% flash graphene basis palm
kernel shell dan corn cob. Penurunan kadar serapan air pada 24 jam
dari 7,69 menjadi 5,82 dan 6,27 gram/100 cm2 pada penambahan 0,3% flash
graphene berbasis palm kernel shell dan corn cob. Peningkatan
kuat tekan mortar usia 28 hari dari 24,49 MPa menjadi 38,24 MPa dan 39,34 MPa
pada kadar penambahan sebesar 0,3% flash graphene basis palm kernel
shell dan corn cob. Peningkatan kuat tekan tertinggi terjadi pada
kadar penambahan 0,3% flash graphene berbasis corn cob pada usia
7 hari, yaitu sebesar 96,60%. Berdasarkan hasil yang didapatkan, penambahan
kadar flash graphene dari 0,1% hingga 0,3% memberikan pengaruh positif
terhadap sifat mekanik mortar semen keras, akan tetapi menurunkan nilai workability
pada mortar segar.